Pendiri Huawei : Amerika Tidak Bisa Menghancurkan Kami

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Pendiri Huawei : Amerika Tidak Bisa Menghancurkan Kami
Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei. [AFP/Fabrice Cofrini]

Pendiri Huawei mengatakan bahwa tuduhan pemerintah Amerika Serikat dan dakwaan pidana, tidak akan cukup untuk menghancurkan perusahaannya.

Suara.com - Pendiri Huawei, Ren Zhengfei, mengatakan bahwa tuduhan pemerintah Amerika Serikat dan dakwaan pidana, termasuk penipuan dan pencurian rahasia dagang tidak akan cukup untuk menghancurkan perusahaannya. Wawancara di depan umum itu merupakan kali pertamanya dilakukan sejak putrinya ditangkap pada bulan Desember lalu.

Dikutip The Verge dari BBC, pada dasarnya Ren Zhengfei mengatakan bahwa perusahaannya terlalu besar dan terlalu penting untuk mengalami kegagalan.

"Tidak mungkin Amerika Serikat menghancurkan kami. Dunia tidak bisa meninggalkan kami karena kami lebih maju. Bahkan, jika mereka membujuk lebih banyak negara untuk tidak menggunakan teknologi kami untuk sementara waktu, kami selalu dapat mengantisipasi hal tersebut," ucap Ren Zhengfei.

Huawei memang tengah menghadapi pengawasan ketat di Amerika Serikat, di mana pejabat pemerintah AS mengatakan perusahaan tersebut merupakan ancaman keamanan nasional dan menjadi jembatan untuk pemerintah China memata-matai. Bahkan pekan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, memperingatkan sekutu negara agar tidak menggunakan teknologi Huawei.

Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat telah melarang atau memblokir Huawei untuk memasok peralatan jaringan broadband seluler 5G di masa depan. Sementara itu, Kanada dikabarkan sedang meninjau apakah produk-produk Huawei memberikan indikasi ancaman keamanan yang serius.

Namun, hal tersebut tidak menggoyahkan Ren Zhengfei dengan mengatakan bahwa "dunia tidak dapat meninggalkan perusahaannya karena lebih maju".

"Jika lampu padam di Barat, Timur akan tetap bersinar. Dan jika di Utara menjadi gelap, masih ada bagian Selatan. Amerika tidak mewakili dunia. Amerika hanya mewakili sebagian dari dunia," tambah Ren Zhengfei.

Meskipun dijatuhi berbagai tuduhan, Huawei juga telah berulang kali menyangkal hal tersebut. Bahkan, anggota parlemen telah bergerak untuk mengekang kehadiran Huawri di Amerika dan Presiden Trump diperkirakan akan mengeluarkan perintah selanjutnya untuk membatasi penjualan produk Huawei di Amerika Serikat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS