Intelijen Britania Raya: Perangkat 5G Huawei Masih Mampu Ditangani

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 Februari 2019 | 11:30 WIB
Intelijen Britania Raya: Perangkat 5G Huawei Masih Mampu Ditangani
Logo Huawei tampak di Vilnius, ibu kota Lithuania [Shutterstock].

Suara.com - Huawei tengah bermasalah atas tuduhan pemerintah Amerika Serikat mengenai keamanan dalam perangkat teknologi 5G produknya. Namun, menurut laporan dari Intelijen Britania Raya, risiko keamanan siber menggunakan perangkat Huawei di jaringan 5G masih mampu ditangani.

Menurut laporan The Financial Times yang dilansir The Verge, disebutkan bahwa isi laporan yang ditulis National Cyber Security Centre (NCSC) Britania Raya menyebutkan bahwa ada cara untuk mengurangi ancaman keamanan yang disebabkan oleh perangkat Huawei.

Laporan soal risiko keamanan ini muncul ketika Amerika Serikat secara resmi melarang penggunaan perangkat keras Huawei di jaringan 5G. Negara itu bahkan mendesak Sekutu untuk melakukan hal yang sama.

Disebutkan bahwa kesimpulan NCSC bisa mempengaruhi keamanan di seluruh Eropa. Britania Raya sendiri merupakan satu-satunya negara Eropa yang menjadi anggota aliansi intelijen Five Eyes. Five Eyes adalah gabungan intelijen dari lima negara: Amerika Serikat, Kanada, Britania Raya, Australia, dan Selandia Baru. Kelima negara ini menyerukan bahwa Huawei merupakan alat spionase pemerintah China.

Saat ini, jaringan telekomunikasi besar di Britania Raya mengatakan mereka tidak akan menggunakan perangkat Huawei dalam rencana peluncuran jaringan 5G. EE, sebuah jaringan telekomunikasi Britania Raya, tidak akan menggunakan perangkat Huawei sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan induknya BT (British Telecom). Senada, Vodafone mengatakan pihaknya akan menghentikan pemakaian perangkat Huawei mengingat perdebatan seputar implikasi keamanan.

Namun, dua operator di Britania Raya lainnya, O2 dan Three, saat ini berencana untuk menggunakan perangkat buatan China tadi.

Temuan-temuan dari laporan itu berbeda dengan sikap dan kebijakan anggota aliansi intelijen Five Eyes lainnya. Tahun lalu, baik Australia dan Selandia Baru melarang penggunaan perangkat Huawei untuk jaringan 5G. Sementara itu Kanada masih belum membuat keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendiri Huawei : Amerika Tidak Bisa Menghancurkan Kami

Pendiri Huawei : Amerika Tidak Bisa Menghancurkan Kami

Tekno | Selasa, 19 Februari 2019 | 12:05 WIB

Ponsel China Kuasai Sepertiga Pasar Eropa

Ponsel China Kuasai Sepertiga Pasar Eropa

Tekno | Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:40 WIB

Sentimen Nasionalisme Bikin Apple Tak Berdaya Lawan Huawei di China

Sentimen Nasionalisme Bikin Apple Tak Berdaya Lawan Huawei di China

Tekno | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:47 WIB

Terkini

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:23 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Bekaci | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Apoteka Bahagia Medifarma Gelar Skrining Kesehatan Terpadu di Surabaya

Apoteka Bahagia Medifarma Gelar Skrining Kesehatan Terpadu di Surabaya

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 05:00 WIB

×