Peneliti: Jam Tangan Apple Bisa Deteksi Masalah Jantung Lebih Dini

Liberty Jemadu | Tivan Rahmat
Peneliti: Jam Tangan Apple Bisa Deteksi Masalah Jantung Lebih Dini
Apple Watch 4 Series diluncurkan di Jakarta, Jumat (14/12). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]

Di AS, atrial fibrillation menyebabkan 130.000 kematian setiap tahunnya.

Suara.com - Jam tangan Apple Watch disebut memiliki kemampuan untuk mendeteksi masalah jantung, khususnya detak jantung yang tak normal, pada penggunanya dengan lebih dini, sehingga pengguna bisa memiliki banyak waktu untuk mencari pertolongan.

Kesimpulan di atas adalah hasil penelitian dari Universitas Stanford, California, Amerika Serikat dalam sebuah studi yang melibatkan 400.000 responden.

"Kami bangga bekerja sama dengan Stanford karena mereka melakukan penelitian penting ini. Kami berharap dapat belajar lebih banyak tentang dampak Apple Watch bersama komunitas medis," ujar COO Apple, Jeff Williams, seperti dilansir dari Neowin, Senin (18/3/2019).

"Kami berharap konsumen akan terus mendapatkan informasi yang bermanfaat dan dapat ditindaklanjuti tentang kesehatan jantung mereka melalui Apple Watch," imbuhnya.

Dalam studi yang memang didanai Apple itu, Stanford menemukan bahwa sekitar 0,5% (sekitar 2.000 dari 400.000 responden) mengaku mereka menerima pemberitahuan yang menyatakan kondisi irama jantung yang tidak teratur dari Apple Watch.

Dari 2.000 responden tersebut, 34% diantaranya rupanya mengidap atrial fibrillation, sebuah gangguan yang menyebabkan jantung berdetak lebih cepat atau lebih lambat. Di AS, atrial fibrillation menyebabkan 130.000 kematian setiap tahunnya.

Dalam studi itu juga diketahui bahwa 57 orang yang menerima notifikasi dari Apple Wathc akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS