Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 24 Februari 2026 | 17:20 WIB
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
Ilustrasi Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Irwantoro serta logo LPDP. (Kolase Instagram)
baca 10 detik
  • Kemenkeu resmi melakukan blacklist terhadap Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro.
  • Alumni LPDP tersebut dilarang bekerja di seluruh instansi pemerintahan Indonesia.
  • Dwi Sasetyaningtyas diwajibkan mengembalikan seluruh dana beasiswa beserta bunganya.

Suara.com - Dwi Sasetyaningtyas ramai menjadi pembicaraan dalam beberapa hari terakhir. Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) membuat kebijakan khusus menanggapi viral kasus Dwi Sasetyaningtyas.

Sebagai informasi, Dwi Sasetyaningtyas (Tyas) viral setelah postingan 'cukup aku saja yang WNI tapi anakku jangan' menuai respons negatif dari netizen.

Publik menilai bahwa Dwi Sasetyaningtyas menghina bangsa sendiri dengan mengutarakan dirinya bangga sang anak menjadi WNA.

Postingan viral menampilkan momen saat Tyas menerima surat dari Home Office Britania Raya terkait sang anak yang resmi menjadi warga negara Inggris.

Netizen berpendapat bahwa Tyas tak pantas mengucapkan kata seperti itu mengingat ia sudah dibiayai kuliah oleh negara melalui program dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Setelah viral serta membuat LPDP trending selama berhari-hari, Tyas meminta maaf ke publik.

LPDP trending. (X)
LPDP trending. (X)

"Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat 'cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan', dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut. Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan," kata Dwi Sasetyaningtyas melalui akun Instagram (@sasetyaningtyas) pada 20 Februari 2026.

Pantauan melalui Trends24.in, LPDP sempat menempati kategori 'Longest Trending' (Trending Terlama) di pekan ini. LPDP dan Sasetyaningtyas trending setelah dicuitkan lebih dari 15 ribu kali pada 24 Februari 2026.

Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas

baca juga

Kemenkeu RI membuat keputusan untuk melakukan blacklist terhadap Dwi Sasetyaningtyas dan suami.

Mereka diketahui menempuh pendidikan S3 dengan memakai uang negara melalui LPDP.

Nama Dwi Sasetyaningtyas dan suami, Arya Iwantoro sudah masuk daftar hitam di instansi pemerintahan.

Itu artinya mereka tak bisa bekerja atau berkecimpung pada proyek yang berhubungan dengan pemerintahan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa pada Senin (23/02/2026).

Menkeu Purbaya menyesalkan pernyataan Dwi Sasetyaningtyas serta meminta Tyas serta suami untuk mengembalikan uang negara.

"Nanti saya akan blacklist dia. Di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk. Itu hal yang kami sesalkan. Jadi kami akan menegakkan aturan yang ada di LPDP sehingga yang bersangkutan menyelesaikan tanggung jawabnya ke LPDP. Ini Pak Dirut nih, bosnya LPDP nih, sudah bicara tadi dengan suami terkait ya, dan dia sepertinya sudah setuju untuk membayar mengembalikan uang yang dipakai oleh LPDP, termasuk bunganya lho. Jadi bukan uang yang dipakai kan kalau saya taruh uang itu di bank juga ada bunganya kan? Dengan treatment yang fair," kata Purbaya dikutip dari kanal YouTube Kementerian Keuangan RI.

Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro (Instagram/sasetyaningtyas)
Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro (Instagram/sasetyaningtyas)

Purbaya berpendapat, seseorang boleh benci dengan kebijakan negara, tetapi mereka tidak boleh menghina bangsa serta negara.

"Saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, ya kalau nggak senang ya nggak senang tapi jangan menghina-hina negaralah. Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu. Nanti saya akan blacklist dia. Di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos

Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:08 WIB

Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR

Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:47 WIB

Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?

Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:43 WIB

Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan

Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan

Tekno | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:53 WIB

3 Moisturizer Gel Probiotik Buat Kulit Berjerawat: Bantu Rawat Skin Barrier

3 Moisturizer Gel Probiotik Buat Kulit Berjerawat: Bantu Rawat Skin Barrier

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:50 WIB

31 Gol dalam 55 Laga, Persija Jakarta Berat Hati Lepas Gustavo Almeida

31 Gol dalam 55 Laga, Persija Jakarta Berat Hati Lepas Gustavo Almeida

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Taman Hiburan 'Dragon Ball Z' Siap Dibangun di Paris

Taman Hiburan 'Dragon Ball Z' Siap Dibangun di Paris

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:45 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Carbon Plate Terbaik, Bukan Cuma Empuk dan Bouncy

5 Tips Memilih Sepatu Lari Carbon Plate Terbaik, Bukan Cuma Empuk dan Bouncy

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:45 WIB

×