Stres Akibat Penerbangan Luar Angkasa Bangkitkan Virus yang Tertidur

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 20 Maret 2019 | 18:25 WIB
Stres Akibat Penerbangan Luar Angkasa Bangkitkan Virus yang Tertidur
Ilustrasi astronot. [Shutterstock]

Suara.com - Kajian dalam Frontiers in Microbiology menyimpulkan bahwa stres yang dialami astronot akibat penerbangan luar angkasa dapat melemahkan sistem imunitas tubuh. Bahkan, membangkitkan lagi virus yang 'tertidur', seperti herpes.

"Aktifnya kembali virus laten selama penerbangan luar angkasa yang panjang dapat meningkatkan risiko medis selama misi-misi eksplorasi mendalam luar angkasa," ujar pemimpin penelitian Satish K. Mehta dari Laboratorium KBR Wyle di Pusat Luar Angkasa Johnson, Amerika Serikat, seperti dilansir dari Sputnik News, Rabu (20/3/2019).

Sebelum sampai pada kesimpulan tersebut, penelitian yang melibatkan lima peneliti Pusat Riset Badan Luar Angkasa Nasional AS (NASA) dan University of Colorado itu melakukan riset terhadap 89 astronot dan enam diantaranya positif terkena virus herpes.

"Hanya enam astronot yang memunculkan gejala-gejala tersebut karena aktivasi kembali (virus) yang menyebar luas dengan cepat," sambung Mehta.

Meskipun kebangkitan virus tersebut hanya dialami oleh sedikit responden, namun hal ini menjadi perhatian NASA untuk lebih memperhatikan kondisi psikis para astronotnya.

Pada riset tersebut, disebutkan pula perkiraan munculnya virus di tubuh astronot selepas kembali ke Bumi, yaitu sekitar satu bulan.

Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]
Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]

"Para astronot NASA berada pada kondisi mikro-gravitasi dan terpapar radiasi kosmik selama berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan, belum lagi kekuatan tekanan gravitasi ketika mereka lepas landas ataupun kembali memasuki Bumi," ujarnya.

Selain munculnya virus, Mehta juga mengatakan bahwa para astronot yang kembali ke Bumi setelah penerbangan antariksa kerap merasakan tekanan akibat pemisahan sosial karena harus menjalani karantina, hingga gangguan pada siklus tidur.

Imbasnya, rangkaian pemicu stres itu memaksa tubuh astronot untuk memproduksi hormon seperti kortisol dan adrenalin yang berperan penting dalam modulasi respons imunitas manusia.

"Virus-virus herpes telah berkembang dalam diri manusia selama ribuan tahun dan menggunakan strategi canggih untuk menghindari respons imun tubuh inang," tegas Mehta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Falcon Heavy Segera Mengangkasa Lagi, Ini Tanggal Meluncurnya

Falcon Heavy Segera Mengangkasa Lagi, Ini Tanggal Meluncurnya

Tekno | Senin, 18 Maret 2019 | 09:30 WIB

Hari Perempuan Internasional, Dua Astronot Perempuan Akan Spacewalk

Hari Perempuan Internasional, Dua Astronot Perempuan Akan Spacewalk

Tekno | Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:27 WIB

2019 Ini, Astronot Uni Emirat Arab Siap ke Luar Angkasa

2019 Ini, Astronot Uni Emirat Arab Siap ke Luar Angkasa

Tekno | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:03 WIB

Ide Gila Orang Terkaya di Dunia, Buat Pemukiman di Luar Angkasa!

Ide Gila Orang Terkaya di Dunia, Buat Pemukiman di Luar Angkasa!

Tekno | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:45 WIB

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 11:32 WIB

Startup Rusia Mau Pasang Iklan di Ruang Angkasa

Startup Rusia Mau Pasang Iklan di Ruang Angkasa

Bisnis | Kamis, 24 Januari 2019 | 05:57 WIB

Terkini

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

×