Pantau Penggunaan AI yang Tidak Etis, Google Bentuk Dewan Penasihat

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 28 Maret 2019 | 15:00 WIB
Pantau Penggunaan AI yang Tidak Etis, Google Bentuk Dewan Penasihat
Ilustrasi logo Google. (Shutterstock)

Suara.com - Google mengumumkan bahwa perusahaannya telah membentuk dewan penasehat eksternal baru untuk membantu memantau penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang tidak etis dan melanggar prinsip-prinsip etika yang ditetapkan. Dewan ini diumumkan oleh Kent Walker selaku Wakil Presiden Senior Google untuk urusan global, yang mencakup para ahli matematika, ilmu komputer, teknik, filsafat, kebijakan publik, psikologi, hingga kebijakan luar negeri.

Dewan ini secara resmi disebut Advanced Technology External Advisory Council dan tampaknya Google ingin dewan tersebut dilihat sebagai pengawas independen yang mengawasi bagaimana AI digunakan di dunia nyata yang berfokus pada pengenalan wajah dan metode pembelajaran mesin.

"Kelompok ini akan mempertimbangkan beberapa tantangan paling rumit Google yang muncul berdasarkan prinsip AI kami," ucap Walker, seperti yang dikutip dari The Verge.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Shutterstock]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Shutterstock]

Anggota dewan itu sendiri mencakup nama-nama dari Universitas Oxford, Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong, dan UC Berkeley. Pembentukan dewan ini merupakan upaya Google untuk menjauhkan diri dari keterlibatan atas teknologi apapun yang mungkin melanggar norma.

"Kami menyadari bahwa teknologi yang kuat seperti itu menimbulkan pertanyaan yang sama kuatnya tentang penggunaannya. Bagaimana AI dikembangkan dan digunakan untuk memiliki dampak signifikan pada masyarakat selama bertahun-tahun yang akan datang. Sebagai pemimpin di AI, kami merasakan tanggung jawab yang mendalam untuk mendapatkan hak ini," ucap Sundar Pichai.

Google secara efektif ingin penelitian Ai miliknya menjadi bermanfaat secara sosial dan tidak terlibat dengan kontrak pemerintah atau bekerja di wilayah atau pasar dengan pelanggaran hak asasi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Beri Perlindungan Khusus untuk Situs Penting Jelang Pilpres 2019

Google Beri Perlindungan Khusus untuk Situs Penting Jelang Pilpres 2019

Tekno | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:57 WIB

Hal Ini yang Akan Muncul Jika Ketik Kata Kunci 'Negara Bodoh' di Google

Hal Ini yang Akan Muncul Jika Ketik Kata Kunci 'Negara Bodoh' di Google

Tekno | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:55 WIB

Hampir Seluruh Fungsi IFTTT Gmail Akan Dihapus Minggu Ini

Hampir Seluruh Fungsi IFTTT Gmail Akan Dihapus Minggu Ini

Tekno | Selasa, 26 Maret 2019 | 12:50 WIB

Hore, Kamera Xiaomi Sudah Terintegrasi dengan Google Lens

Hore, Kamera Xiaomi Sudah Terintegrasi dengan Google Lens

Tekno | Senin, 25 Maret 2019 | 08:27 WIB

Duh! Peretas Bisa Curi Data Pribadi dari Browser Google

Duh! Peretas Bisa Curi Data Pribadi dari Browser Google

Tekno | Jum'at, 22 Maret 2019 | 16:30 WIB

Tak Terima Akunnya Dihapus, Lelaki Ini Ancam Google

Tak Terima Akunnya Dihapus, Lelaki Ini Ancam Google

Tekno | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×