Begini Cara WhatsApp Tangkal Misinformasi Jelang Pemilu

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Kamis, 04 April 2019 | 14:55 WIB
Begini Cara WhatsApp Tangkal Misinformasi Jelang Pemilu
Ilustrasi WhatsApp di sebuah ponsel dan laptop. [Shutterstock]

Suara.com - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia pada 17 April mendatang, WhatsApp memiliki perhatian lebih dalam menangkal misinformasi. Untuk itu, aplikasi pesan tersebut menggandeng Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) selaku pemeriksa fakta pihak ketiga meluncurkan saluran telepon yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan misinformasi.

Laporan ini akan membantu membangun arsip data Mafindo tentang penyebaran misinformasi selama periode Pemilu dan juga membantu kalangan jurnalis, sehingga mereka dapat mempublikasikan informasi faktual kepada masyarakat Indonesia.

Masyarakat dapat mengirimkan teks, foto, video, atau audio yang memiliki potensi misinformasi kepada Mafindo di nomor +62 855-7467-6701.

Pesan-pesan ini akan dilindungi secara enkripsi end-to-end dan tidak dapat terlihat oleh WhatsApp, sehingga Mafindo bisa menerima pesan dalam jumlah besar tanpa diketahui pihak WhatsApp sendiri.

Melalui keterangan persnya pada Kamis (4/4/2019), WhatsApp juga mengumumkan kemitraannya dengan ICT Watch untuk mendukung edukasi tentang misinformasi melalui program pelatihan Literasi Digital di 10 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta.

Ilustrasi pencarian WhatsApp. [Shutterstock]
Ilustrasi pencarian WhatsApp. [Shutterstock]

Program ini juga melibatkan komunitas kreatif untuk mengembangkan stiker-stiker unik yang menyuarakan tentang misinformasi di WhatsApp.

Tantangan dari misinformasi yang viral membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi dan masyarakat.

Upaya ini akan berkontribusi untuk menjaga keamanan selama pemilihan umum dengan memastikan bahwa misinformasi tidak akan terdistribusi.

"WhatsApp peduli terhadap keamanan pemilihan umum di Indonesia dan kami senang dapat bekerja sama dengan Mafindo dan ICT Watch untuk membantu mereka mempelajari dan memberantas misinformasi. Kami mendorong para pengguna untuk berpartisipasi dalam upaya menanggulangi hoaks, baik sebelum maupun sesudah Pemilu," tutup Juru Bicara WhatsApp.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cerdik Menghindari Masuk Grup WhatsApp yang Tidak Diinginkan

Cara Cerdik Menghindari Masuk Grup WhatsApp yang Tidak Diinginkan

Tekno | Kamis, 04 April 2019 | 07:51 WIB

Nomor WhatsApp Dibajak, Jubir Demokrat Imelda Sari Murka

Nomor WhatsApp Dibajak, Jubir Demokrat Imelda Sari Murka

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:48 WIB

Kominfo: NIK Penyebar Hoaks Via WhatsApp Bisa Diblokir

Kominfo: NIK Penyebar Hoaks Via WhatsApp Bisa Diblokir

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 17:30 WIB

Fitur Baru WhatsApp Akan Bocorkan Berapa Kali Pesan Kamu Di-forward

Fitur Baru WhatsApp Akan Bocorkan Berapa Kali Pesan Kamu Di-forward

Tekno | Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:19 WIB

Keluarkan 2 Orang, Admin Grup WhatsApp Digebuki

Keluarkan 2 Orang, Admin Grup WhatsApp Digebuki

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 18:06 WIB

Viral, Misteri Jam 2 Pagi Ditelepon Nomor Sendiri

Viral, Misteri Jam 2 Pagi Ditelepon Nomor Sendiri

Tekno | Senin, 04 Maret 2019 | 11:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×