Hadir di MRT, Smartfren Ajak Uji Coba Jaringan

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Hadir di MRT, Smartfren Ajak Uji Coba Jaringan
Uji jaringan Smartfren untuk buktikan layanan unlimited [Suara.com/Lintang Siltya Utami].

Disebutkan bahwa layanan jaringan telekomunikasi bawah tanah di MRT adalah unlimited.

Suara.com - Sebagai salah satu penyedia jaringan telekomunikasi di Indonesia, Smartfren kini menghadirkan akses internet di Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Akses jaringan Smartfren ini bisa digunakan di sepanjang jalur MRT dan stasiun, khususnya di sepanjang jalur bawah tanah.

Menurut Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren, kehadiran Smartfren di jalur MRT merupakan bentuk layanan unlimited atau tidak terbatas. Ia mengatakan bahwa layanan tersebut sama seperti layanan yang dihadirkan Smartfren yang selalu berusaha untuk menghadirkan unlimited connection bagi para pelanggannya.

"Dengan hadirnya layanan Smartfren, kami yakin bisa memberikan kenyamanan lebih pada para pelanggan selama berada di perjalanan. Misalnya mereka dapat bermain game dengan lancar, streaming video tanpa lagging, hingga browsing, bersosial media dan berkirim pesan melalui sosial messenger yang dimilikinya masing masing, hingga mempersiapkan untuk memesan sarana transportasi online sebelum mereka sampai di stasiun tujuan," ujar Merza Fachys.

Ia menambahkan, "Mudah-mudahan, dengan hadirnya layanan Smartfren di sepanjang jalur MRT ini dapat memberikan manfaat bagi para pengguna MRT khususnya."

Dalam pengujian jaringan yang dilakukan bersama dengan beberapa rekan media, rute yang ditempuh mulai dari stasiun MRT Bundaran HI hingga Lebak Bulus. Saat memasuki jalur bawah tanah, latensi yang didapat sebesar 25 ms dengan kecepatan download 63,72 Mbps dan kecepatan upload sebesar 4,88 Mbps.

Menurut keterangan dari Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, kini pengguna Smartfren di Jakarta mencapai angka sekitar 5 juta [Suara.com/Lintang Siltya Utami].
Menurut keterangan dari Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, kini pengguna Smartfren di Jakarta mencapai angka sekitar 5 juta [Suara.com/Lintang Siltya Utami].

"Kami menggunakan jaringan 4G LTE Advanced milik Smartfren. Sementara itu, untuk teknologinya, kami menggunakan teknologi baru yang disebut dengan Leakage Cable dikarenakan adanya terowongan," jelas Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Special Project Smartfren dalam pernyataannya saat acara uji jaringan di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Sementara itu, proses pengadaan jaringan ini diklaim hanya memakan waktu selama dua hingga tiga bulan. Smartfren memasang sebanyak empat BTS, di mana satu BTS dapat menyediakan 200 MB yang bisa diakses hingga 2.000 user.

Menurut keterangan dari Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, kini pengguna Smartfren di Jakarta mencapai angka sekitar 5 juta dari total pengguna di Indonesia sekitar 15 juta. Smartfren mentargetkan akhir tahun untuk menambah pengguna hingga 25 sampai 30 juta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS