Jelang Pencoblosan, Facebook Hapus Jaringan Akun Palsu Pendukung Prabowo

Liberty Jemadu

Selasa, 16 April 2019 | 16:46 WIB
Jelang Pencoblosan, Facebook Hapus Jaringan Akun Palsu Pendukung Prabowo
Prabowo Subianto berpidato di Nusa Tenggara Barat, [ Dok. Timses Prabowo]

Akun-akun itu memiliki cukup banyak follower. Salah akun Facebook, misalnya, memiliki 24.000 follower; salah satu laman diikuti oleh 1,3 juta pengguna Facebook lainnya; dan salah satu akun Instagram yang dihapus memiliki 5.600 follower.

Jejaring hoaks

Dalam laporan DFRLab dirinci beberapa laman, grup, dan akun palsu yang sudah dilumpuhkan oleh Facebook pada 11 April lalu. Para operator di balik jejaring ini bekerja dalam pola tertentu, jelas para peneliti dari organisasi tersebut.

Misalnya ada tiga laman yang menggunakan identitas palsu atas nama Annisa Madaniyah. Akun atas nama Annisa Madaniyah sebelumnya pernah menyebarkan hoaks soal tambang emas Maluku akan diserahkan ke China dan juga menghina ibu Joko Widodo pada 2017 lalu.

Laman Facebook Annisa Madaniyah dan Annisa Madaniyah vs Jokowi Dodo yang dihapus Facebook karena diduga berusaha menyesatkan pengguna lain serta sering menyebarkan hoaks. [Dok Digital Forensic Research Lab]
Laman Facebook Annisa Madaniyah dan Annisa Madaniyah vs Jokowi Dodo yang dihapus Facebook karena diduga berusaha menyesatkan pengguna lain serta sering menyebarkan hoaks. [Dok Digital Forensic Research Lab]

Akun-akun yang mengelola tiga laman di atas juga mengelola dua grup bernama Annisa Madaniyah Vs Jokowi Dodo dan Annisa Madaniyah. Laman-laman itu sering mengunggah konten yang sama dalam jangka waktu sangat dekat.

"Itu menunjukkan adanya kordinasi dalam jaringan tersebut," tulis DFRLab dalam laporannya.

Contoh hoaks yang disebarkan oleh jaringan laman, grup, dan akun Facebook pendukung Prabowo. [Dok Digital Forensic Research Lab]
Contoh hoaks yang disebarkan oleh jaringan laman, grup, dan akun Facebook pendukung Prabowo. [Dok Digital Forensic Research Lab]

DFRLab juga mengindentifikasi empat laman yang masing-masing mengelola lebih dari 10 grup. Grup-grup dalam laman tersebut hampir semuanya sama dan rata-rata menggunakan foto profil pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Laman dan grup-grup para pendukung Prabowo Subianto di Facebook. Laman serta grup-grup ini sudah dihapus oleh Facebook pada 11 April lalu. [Dok. Digital Forensic Research Lab]
Laman dan grup-grup para pendukung Prabowo Subianto di Facebook. Laman serta grup-grup ini sudah dihapus oleh Facebook pada 11 April lalu. [Dok. Digital Forensic Research Lab]

Keempat laman itu adalah Satu Dua Tiga, PS O8 for Indonesian, Sekilas Info, dan Silvana Andriana. Laman yang disebut terakhir, Silviana Andriana, uniknya banyak menggungah tentang resep masakan.

Sementara laman Satu Dua Tiga, Sekilas Info, dan Berita Sekitar Indonesia sering mengunggah tautan dari Gelora.co, Nusanews.id, dan Gelora,news dalam waktu yang sama.

Contoh informasi berisi dukungan untuk Prabowo Subianto yang disebarkan oleh jaringan laman, grup, dan akun Facebook pendukungnya. [Dok Digital Forensic Research Lab]
Contoh informasi berisi dukungan untuk Prabowo Subianto yang disebarkan oleh jaringan laman, grup, dan akun Facebook pendukungnya. [Dok Digital Forensic Research Lab]

Selain itu, ada dua laman unik yang juga dihapus oleh Facebook. Yang pertama RBNS News. Awalnya laman ini menguggah konten tentang Islam. Ia diketahui berhubungan laman Blogspot bertema Islam (islam-news-online, islam-xinwen, dan islam-novosti-russia).

Laman RBNS News biasanya mengunggah konten dalam tiga bahasa berbeda: China, Rusia, dan Inggris. Postingannya juga menggunakan foto-foto yang sama.

Sebelum mengunggah konten-konten soal Islam, laman ini tak memiliki aktifitas sejak November 2018. Sebelum itu RBNS News sempat menggunggah konten sepak bola dari website superbola.win. Laman superbola.win sudah tak aktif lagi, tetapi masih berhubungan dengan laman Facebook bernama Superbola.com.

Baik RBNS News dan Superbola.com sudah dihapus oleh Facebook. Tetapi sebelum dilumpuhkan, dua laman tersebut baru-baru ini mengunggah konten politik dan menyebarkan tautan dari sebuah situs bernama sew0rd.com (bukan seword.com), yang lagi-lagi berisi hoaks untuk menyudutkan Jokowi.

Dalam kesimpulannya DFRLab mengatakan jejaring di Facebook ini mengunggah konten agama, isu-isu kemanusiaan, dan politik untuk mendukung Prabowo Subianto dan menyudutkan Jokowi jelang pemilihan umum 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR

Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut

Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Gaji Rp12 Juta Bisa Ajukan KPR Subsidi, Ini Syaratnya

Gaji Rp12 Juta Bisa Ajukan KPR Subsidi, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Eks Pimpinan KPK Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi 'Zombie' atau 'Hello Kitty'

Eks Pimpinan KPK Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi 'Zombie' atau 'Hello Kitty'

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Pertalite Jebol Diburu Pengguna Peralihan Pertamax, Tapi Stok Diklaim Aman

Pertalite Jebol Diburu Pengguna Peralihan Pertamax, Tapi Stok Diklaim Aman

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kick-Off SMK Go Global, Pemerintah Targetkan Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Hingga 2029

Kick-Off SMK Go Global, Pemerintah Targetkan Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Hingga 2029

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Ancaman Tak Terduga di Demo 27 Agustus, Boni Hargens: Waspadai Angsa Hitam

Ancaman Tak Terduga di Demo 27 Agustus, Boni Hargens: Waspadai Angsa Hitam

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Terkini

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Health | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:26 WIB

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×