Jauh di Perut Bumi, Ditemukan Gunung yang Lebih Besar dari Everest

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 26 April 2019 | 06:40 WIB
Jauh di Perut Bumi, Ditemukan Gunung yang Lebih Besar dari Everest
Ilustrasi bumi. [shutterstock]

Suara.com - Selama ini Gunung Everest dianggap sebagai gunung raksasa tertinggi di Bumi. Namun ternyata, ilmuwan menemukan gunung lain yang mengalahkannya jauh di perut Bumi.

Jika manusia merasa sudah 100 persen mengenal Bumi, maka mereka salah besar. Jauh di dalam perut  Bumi, ilmuwan menemukan gumpalan aneh dan gunung raksasa yang lebih tinggi dari Gunung Everest.

Baca Juga : Selama 20 Tahun, Pasangan Ini Ubah 1.700 Hektar Lahan Tandus Jadi Hutan

Ilmu yang bisa dicapai manusia untuk bisa menembus Bumi diketahui hanya mencapai 0,2 persen saja.

Lubang terdalam yang pernah dibor oleh manusia di Arktik Rusia diketahui hanya mencapai 0,2 persen dari inti Bumi.

Bahkan peta ilmiah terbaik pun tidak terlihat jauh lebih baik daripada kartun teks di bangku sekolah yang memperlihatkan lapisan luar, inti bagian dalam dan lapisan mantel Bumi.

Tapi keterbatasan itu sudah berhasil dijangkau lebih dalam lagi oleh para peneliti ini.

Seorang peneliti seperti Barbara Romanowicz dari University of California berhasil memindai lebih jauh bagian dalam planet Bumi.

Baca Juga : Point of Nemo, Tempat Paling Sepi dan Misterius di Bumi

baca juga

Ia dibantu dengan beberapa peneliti internasional untuk memecahkan misteri di perut Bumi.

Penelitian mereka telah dipublikasikan di dalam jurnal Science pada Februari 2019.

Warna biru pirus yang mengelilingi inti Bumi berwarna merah adalah struktur yang mirip dengan pegunungan. (Arizona State University/ Mingming Li)
Warna biru pirus yang mengelilingi inti Bumi berwarna merah adalah struktur yang mirip dengan pegunungan. (Arizona State University/ Mingming Li)

Mereka menggunakan gelombang seismik (gempa Bumi) untuk memindai bagian dalam planet kita.

Itu seperti halnya para dokter yang menggunakan ultrasound untuk mengintip ke dalam tubuh pasien.

Baca Juga : Lapisan Es Greenland Mencair Sangat Cepat, Bencana Buruk Akan Datang

Ilmuwan menemukan bahwa lapisan Bumi seperti ''onion layer'' atau lapisan bawang.

Lapisan tersebut mempunyai transisi 402 hingga 660 kilometer ke bawah Bumi.

Pada tingkat 660 kilometer ke bawah, ilmuwan mengidentifikasi jajaran pegunungan di dalam perut Bumi yang luar biasa.

Bahkan puncaknya kemungkinan lebih tinggi dari Gunung Everest.

''Baru-baru ini, kami telah menemukan perubahan lain pada kedalaman sekitar 1000 kilometer,'' kata Romanowicz dikutip dari NBC News.

Ilustrasi struktur mirip pegunungan dengan puncak yang lebih tinggi dari Everest dan 2 gumpalan misterius. (NASA/ Sanne Cottaar)
Ilustrasi struktur mirip pegunungan dengan puncak yang lebih tinggi dari Everest dan 2 gumpalan misterius. (NASA/ Sanne Cottaar)

Lapisan-lapisan super besar itu terbelah oleh gumpalan (blobs) batu panas. Peneliti menemukan gumpalan aneh (blobs) di bawah Afrika dan satunya lagi di bawah Samudra Pasifik.

Menurut penelitian terbaru yang terpisah dari penelitian ini, gumpalan tersebut berhubungan dengan letusan super vulkanik.

Gumpalan Afrika dan bulu mantel Bumi di bawah Pulau Reunion (Sebelah timur Madgaskar) pernah berkontribusi dalam letusan besar 67 juta tahun lalu yang diprediksi ikut memusnahkan dinosaurus.

Peneliti masih akan mendalami bentuk gumpalan dan beberapa struktur yang masih belum dipahami.

Penemuan gunung raksasa di bawah permukaan Bumi dan gumpalan aneh ini bagi ahli geodinamika sebagai revolusi total penelitian. (HiTekno.com)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

PT SIR Gugat Natura City soal Sengketa Lahan 14 Hektare di Bogor

PT SIR Gugat Natura City soal Sengketa Lahan 14 Hektare di Bogor

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Cara Modifikasi Sepeda Gunung MTB Jadi Sepeda Touring Harian, Segini Estimasi Biayanya

Cara Modifikasi Sepeda Gunung MTB Jadi Sepeda Touring Harian, Segini Estimasi Biayanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 dan Dampaknya bagi Dunia

Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 dan Dampaknya bagi Dunia

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×