NASA Kembangkan Bahan Bakar Roket Ramah Lingkungan

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Kamis, 13 Juni 2019 | 11:13 WIB
NASA Kembangkan Bahan Bakar Roket Ramah Lingkungan
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - Pengisian bahan bakar roket, mayoritas produsen pesawat antariksa menggunakan hydrazine, kombinasi hidrogen. Padahal, bahan bakar tersebut tergolong zat yang berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup.

Menanggapi masalah tersebut, NASA sedang mengembangkan bahan bakar alternatif yang lebih ramah terhadap lingkungan. Sebagai pengganti hydrazine, lembaga antariksa Amerika Serikat itu tengah menguji bakar yang merupakan campuran hidroksil amonium nitrat dengan oksidator yang dikembangkan oleh Air Force Research Lab.

Sebagaimana dikutip dari BGR pada Kamis (13/6/2019), bahan bakar berwarna merah muda ini diklaim NASA lebih aman bagi manusia ketimbang hydrazine.

Jika terpapar dengan hydrazine, seseorang bisa menderita iritasi kulit, kebutaan sementara, kejang-kejang, hingga koma. Pada tahapan yang lebih serius, bahaya hydrazine bisa merusak organ pada hati, ginjal, dan sistem saraf pusat yang bisa mengakibatkan kelumpuhan atau stroke.

Saking berbahayanya, petugas yang mengisi bahan bakar hydrazine harus memakai pelindung, termasuk sarung tangan tebal, baju pelindung hingga masker oksigen.

Hal ini berbeda dengan bahan bakar alternatif yang disiapkan NASA karena tidak memerlukan perlindungan seketat hydrazine.

Selain itu, bahan bakar baru untuk roket ini juga memiliki banyak keuntungan yang tidak dimiliki oleh pendahulunya karena pengisian bahan bakar bisa dilakukan ketika wahana antariksa masih dibangun, sehingga berdampak pada percepatan proses peluncuran.

"Wahana antariksa bisa diisi bahan bakar saat manufaktur, menyederhanakan proses di fasilitas peluncuran, yang berujung pada penghematan biaya," ungkap Prinicipal Investigator GPIM di Ball Aerospace Christopher McLean.

Menariknya, bahan bakar ini disebut-sebut lebih irit 50 persen daripada hydrazine, sehingga roket bisa terbang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama. Oleh karena itu, bahan bakar ini diproyeksikan akan dipakai untuk perjalanan menempuh Mars.

baca juga
Ilustrasi roket atau misil. [Shutterstock]
Ilustrasi roket atau misil. [Shutterstock]

Meski menjanjikan banyak keuntungan, namun kehadiran bahan bakar ini juga memberikan pekerjaan tambahan untuk para peneliti karena tim yang bertanggung jawab untuk bahan bakar juga harus merancang serangkaian hardware baru, mulai dari pembuatan tangki, filter, hingga semua pipanya penyalur bahan bakarnya agar bisa cocok dengan sistem propulsi baru.

Sebagai langkah awal, NASA berencana menguji coba bahan bakar alternatif ini di luar angkasa pada bulan Juni dengan menggunakan wahana antariksa Green Propellant Infusion Mission (GPIM) yang akan diluncurkan menggunakan roket Falcon Heavy milik SpaceX.

Jika semuanya berjalan dengan mulus, bahan bakar ini akan digunakan NASA untuk melanjutkan misi Artemis menuju Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Apollo 10 Yakin Hampir Menemukan Modul Snoopy

Misi Apollo 10 Yakin Hampir Menemukan Modul Snoopy

Tekno | Selasa, 11 Juni 2019 | 11:35 WIB

Stasiun Luar Angkasa Dibuka untuk Umum, Segini Tarifnya

Stasiun Luar Angkasa Dibuka untuk Umum, Segini Tarifnya

Tekno | Senin, 10 Juni 2019 | 11:15 WIB

NASA Ingin Jadikan Stasiun Luar Angkasa Internasional Wahana Komersial?

NASA Ingin Jadikan Stasiun Luar Angkasa Internasional Wahana Komersial?

Tekno | Minggu, 09 Juni 2019 | 12:00 WIB

International Space Station Bakal Dibuka untuk Turis, Berani?

International Space Station Bakal Dibuka untuk Turis, Berani?

Lifestyle | Sabtu, 08 Juni 2019 | 18:36 WIB

Stasiun Antariksa Internasional Dibuka untuk Wisatawan

Stasiun Antariksa Internasional Dibuka untuk Wisatawan

Tekno | Sabtu, 08 Juni 2019 | 05:05 WIB

Ukuran Massa Bulan Menyusut, Kemungkinan Akan Terjadi Gempa

Ukuran Massa Bulan Menyusut, Kemungkinan Akan Terjadi Gempa

Tekno | Rabu, 15 Mei 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:22 WIB

×