Peneliti: Internet Mengubah Pola Otak Manusia

Dythia Novianty

Kamis, 20 Juni 2019 | 07:15 WIB
Peneliti: Internet Mengubah Pola Otak Manusia
Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]

Suara.com - Internet telah datang mengubah cara masyarakat kita bekerja, apakah itu di kantor atau di rumah. Tetapi tampaknya juga mendefinisikan ulang otak manusia. Hal ini terungkap oleh beberapa penelitian baru dari akademisi di Inggris, AS dan Australia.

Para pakar internasional telah menyusun tinjauan baru yang menunjukkan bahwa peningkatan waktu internet membatasi kemampuan kita untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu. Itu juga berarti bahwa kita tidak lagi menyimpan fakta dalam otak kita karena beralih ke Google.

Tinjauan tersebut mencatat bahwa internet sekarang merupakan 'aspek yang tak terhindarkan, ada di mana-mana, dan sangat fungsional dari kehidupan modern.'

Joseph Firth, seorang peneliti senior di NICM Health Research Institute, Universitas Western Sydney, mengatakan bahwa aliran permintaan dan pemberitahuan tanpa batas dari internet mendorong untuk terus-menerus memegang perhatian yang terbagi yang kemudian dapat mengurangi kapasitas kita untuk mempertahankan konsentrasi pada satu tugas.

Firth dan timnya adalah bagian dari upaya gabungan untuk mempelajari efek web pada otak kita, hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal World Psychiatry. Mereka melihat secara khusus pada tiga bidang, yakni rentang perhatian, ingatan dan kognisi sosial.

Profesor Jerome Sarris, seorang penulis mengatakan kepada Medical News Today bahwa dunia online dapat memiliki konsekuensi yang luas.

"Pemboman rangsangan melalui internet dan hasilnya membagi perhatian yang biasa dialami, menghadirkan sejumlah kekhawatiran. Saya percaya bahwa ini, seiring dengan meningkatnya #Instagramifikasi masyarakat, memiliki kemampuan untuk mengubah struktur dan fungsi otak, sementara berpotensi juga mengubah tatanan sosial kita," ujarnya.

Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa orang yang secara teratur melakukan banyak tugas online, dengan memeriksa berbagai situs media sosial seperti Facebook atau hiburan streaming, berjuang untuk fokus pada satu tugas.

Penggunaan internet secara konstan, melalui smartphone atau laptop berarti bahwa banyak dari kita telah mengembangkan perilaku 'memeriksa', di mana pengguna melihat ponsel mereka secara teratur, tetapi hanya untuk periode waktu yang singkat. Kita cenderung menyimpan fakta dalam otak kita, tetapi lebih mampu mengetahui cara mengetahui informasi secara online.

baca juga
Ilustrasi otak lelaki dan otak perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi otak lelaki dan otak perempuan. [Shutterstock]

Meskipun itu berarti kita lebih bergantung pada web, itu bisa berpotensi menjadi hal yang baik yakni membebaskan 'kekuatan otak' ekstra untuk hal yang lebih ambisius. Para penulis makalah mengatakan bahwa sementara bukti ini memberikan garis besar, penelitian lebih lanjut diperlukan karena internet terus mengambil alih kehidupan kita.

"Secara keseluruhan, bukti yang tersedia menunjukkan bahwa Internet dapat menghasilkan perubahan akut dan berkelanjutan di setiap bidang kognisi ini, yang dapat tercermin dalam perubahan di otak," kata mereka dilansir dari Metro.

Namun, prioritas yang muncul untuk penelitian di masa depan adalah untuk menentukan efek dari penggunaan media online yang luas pada perkembangan kognitif pada remaja, dan memeriksa bagaimana ini mungkin berbeda dari hasil kognitif dan dampak otak dari penggunaan Internet pada orang tua.
"Kami menyimpulkan dengan mengusulkan bagaimana penelitian Internet dapat diintegrasikan ke dalam pengaturan penelitian yang lebih luas untuk mempelajari bagaimana aspek baru masyarakat yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dapat memengaruhi kognisi dan otak kita sepanjang perjalanan hidup," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, 7 Unggahan di Media Sosial Ini Bisa Merusak Karier Lho!

Hati-hati, 7 Unggahan di Media Sosial Ini Bisa Merusak Karier Lho!

Tekno | Minggu, 02 Juni 2019 | 17:25 WIB

Tiga Cara Internet Bisa Rusak Silaturahmi saat Lebaran

Tiga Cara Internet Bisa Rusak Silaturahmi saat Lebaran

Tekno | Jum'at, 31 Mei 2019 | 18:52 WIB

Sah, Kemenkominfo Kembali Buka Akses Media Sosial dan WhatsApp

Sah, Kemenkominfo Kembali Buka Akses Media Sosial dan WhatsApp

Tekno | Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:39 WIB

Murid Kecanduan Internet, Sekolah Ini Adakan Wisata Tanpa Ponsel

Murid Kecanduan Internet, Sekolah Ini Adakan Wisata Tanpa Ponsel

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2019 | 15:02 WIB

Pilot Terduga Penyebar Ujaran Kebencian di Internet Ditangkap di Surabaya

Pilot Terduga Penyebar Ujaran Kebencian di Internet Ditangkap di Surabaya

Tekno | Senin, 20 Mei 2019 | 06:10 WIB

Asyik, Sebentar Lagi iPad Segera Cicipi WhatsApp!

Asyik, Sebentar Lagi iPad Segera Cicipi WhatsApp!

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 10:05 WIB

Terkini

Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy

Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:42 WIB

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:36 WIB

Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar

Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:34 WIB

5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas

5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir

Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir

Lampung | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:23 WIB

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:08 WIB

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

×