Ini Dia, Empat Alasan di Balik Kegagalan Windows Phone

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Senin, 29 Juli 2019 | 12:42 WIB
Ini Dia, Empat Alasan di Balik Kegagalan Windows Phone
Ilustrasi salah satu ponsel Windows Phone. [Shutterstock]

Suara.com - Meski sudah lama menjadi "almarhum", banyak orang mempertanyakan alasan kegagalan Windows Phone. Padahal, sistem operasi lansiran Microsoft ini dikenal memiliki banyak pengguna yang cukup loyal.

Logo Google. [Shutterstock]
Logo Google. Salah satu pesaing Microsoft [Shutterstock]

Terkait pertanyaan itu, seorang mantan engineer Nokia yang enggan disebutkan namanya mencoba menguraikannya, seperti dikutip dari Mspoweruser pada Senin (29/7/2019).

Dari hasil analisanya, ada empat alasan mengapa terjadi demikian:

Meremehkan Google

Keangkuhan kerap menjadi bumerang bagi perusahaan yang tengah berada di puncak kesuksesan. Inilah yang dialami oleh Microsoft, yaitu memandang Google sebagai pemain baru, bukan sebagai ancaman.

Saat itu, perusahaan yang bermarkas di Redmond, Amerika Serikat ini hanya menganggap bahwa lawan terberat mereka adalah Apple.

Mulanya, Android memang tidak begitu menarik, namun layanan Google yang lengkap membuatnya berbeda. Maka saat Google menarik dukungan YouTube, Google Maps dan Gmail dari Windows, perangkat Windows Phone jadi kurang berharga.

Windows 8

Microsoft menghadirkan perubahan besar pada Windows 8 agar bisa mendukung dengan layar sentuh. Oleh karena itu memperkenalkan user interface Metro pada Windows 8.

baca juga

Sialnya, banyak orang menilai bahwa Metro tidak bisa memberikan pengalaman pengoperasian ponsel sebaik Android. Kendati Microsoft telah memperbaikinya pada Windows 10, stigma buruk terhadap Metro belum juga pulih.

Reputasi Microsoft

Di saat Android buatan Google makin dicintai konsumen, pandangan konsumen di kalangan muda terlanjur tidak menyukai Microsoft.

Ketimbang menggunakan Windows Phone, mereka lebih memilih untuk membuat startup agar bisa menghadirkan platform lain.

Loyalitas

Banyak yang menilai aplikasi yang ada di Windows Phone kurang inovatif sehingga tidak bisa memikat konsumen. Kondisi ini jelas berbeda dengan iOS dan Android.

Faktor inilah yang membuat banyak orang enggan melirik ataupun pindah ke Windows Phone. Apalagi, developer yang bekerja sama dengan Microsoft tidak sebanyak Apple dengan iOS-nya dan Android milik Google.

Akibatnya, iOS dan Android secara perlahan menelan pasar yang tadinya dimiliki Windows Phone. Pada akhirnya, Microsoft dipaksa untuk mematikan sistem operasi mobilenya itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nintendo Switch Bakal Bisa Operasikan Android?

Nintendo Switch Bakal Bisa Operasikan Android?

Tekno | Minggu, 28 Juli 2019 | 20:00 WIB

Langgar Privasi, Google Hapus 7 Aplikasi Ini

Langgar Privasi, Google Hapus 7 Aplikasi Ini

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 15:00 WIB

Gratis! Inilah 5 Game PvP Android Paling Menantang pada Juli 2019

Gratis! Inilah 5 Game PvP Android Paling Menantang pada Juli 2019

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 09:09 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:23 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43 WIB

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:27 WIB

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:49 WIB

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:20 WIB