Tanggapan Tri Indonesia Soal Regulasi IMEI

Vania Rossa, Tivan Rahmat

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:50 WIB
Tanggapan Tri Indonesia Soal Regulasi IMEI
Ilustrasi kartu SIM dan nomor IMEI di bagian dalam ponsel. [Shutterstock]

Suara.com - Untuk mencegah peredaran ponsel ilegal alias black market (BM), pemerintah segera mengeluarkan regulasi validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang direncanakan terbit pada 17 Agustus 2019 mendatang.

Wacana ini pun tidak luput dari perhatian operator seluler yang bakal bertindak sebagai eksekutor aturan tersebut. Kali ini, Wakil Direktur Utama Hutchison Tri Indonesia, Danny Buldansyah, angkat bicara.

Ditemui di kawasan SCBD Jakarta pada Kamis (15/8/2019), Danny mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh aturan tersebut, namun dengan beberapa catatan.

"Tinggal dilihat dalam pelaksanaannya, ini tentunya Tri nggak mau menyulitkan dan menyusahkan pelanggan, apalagi merugikan pelanggan. Nah, ini kan yang harus dilihat bagaimana supaya pelaksanaan regulasi IMEI ini, inisiatif pemerintah ini, tidak sampai merugikan pelanggan."

Aturan tersebut, kata Danny, harus dibuat sejelas mungkin agar pelanggan bisa menghindari kesalahan pada saat pembelian ponsel baru. Artinya, pemerintah juga perlu membuat aturan baru soal perlindungan konsumen yang selaras dengan regulasi validasi IMEI.

“Contohnya, ada orang beli beli handphone dari Mal Ambassador dipakai untuk anaknya atau hadiah, tapi sampai di rumah enggak bisa dipakai karena dianggap ilegal. Nah itu gimana? Terus dia balikin ke toko, tokonya tidak mau. Nah ini apa namanya perlindungan konsumen, itu di mana gitu. Kalau dari sisi itu bagaimana hal-hal seperti ini dicegah,” imbuhnya.

Sedangkan dari kacamata operator, Danny menggarisbawahi dana tambahan yang harus dikeluarkan perusahaan untuk membeli perangkat khusus yang disiapkan untuk mengeksekusi ponsel BM. Pasalnya, seluruh operator seluler diwajibkan punya alat verifikasi IMEI bernama EIR atau Equipment Identity Register yang harganya selangit.

Danny memperkirakan, setiap operator seluler setidaknya harua menyiapkan dana sekitar Rp 45-70 miliar untuk membeli dan mengoperasikan perangkat tersebut.

“Kalau saya lihat dari sisi operator, bebannya hanya beban perangkat yang harus diinvestasikan oleh operator. Kalau itu sudah jadi, sebetulnya tidak ada masalah,” tambahnya.

baca juga

Meski begitu, Danny menjelaskan bahwa operator tidak akan keberatan untuk berinvestasi pada mesin EIR. Tapi di sisi lain, pemerintah juga harus memahami keadaan finansial yang sedang dihadapi setiap operator seluler.

Pasalnya, Danny menilai bahwa industri telekomunikasi di Indonesia kurang stabil, sehingga keuntungan yang didapat perusahaan sangat tipis. Dengan keadaan itu, ditambah dengan investasi EIR, Danny berharap pemerintah juga punya solusi yang tidak memberatkan operator.

"Jadi, tambahan ini kalau bisa kita berharap bahwa pemerintah punya jalan keluarnya supaya investasinya ini tidak memberatkan operator," tandas Danny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ombudsman Nilai Isi Aturan IMEI Mengada-ada

Ombudsman Nilai Isi Aturan IMEI Mengada-ada

Tekno | Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:05 WIB

Validasi IMEI Berlaku 17 Agustus, Menkominfo: Masih Dibicarakan

Validasi IMEI Berlaku 17 Agustus, Menkominfo: Masih Dibicarakan

Tekno | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:11 WIB

Begini Cara Cek Ponsel Xiaomi Resmi Jelang Penerapan Aturan Validasi IMEI

Begini Cara Cek Ponsel Xiaomi Resmi Jelang Penerapan Aturan Validasi IMEI

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2019 | 22:29 WIB

Terkini

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

×