Pembatasan Internet di Papua dan Kicauan Ibu Kota Pindah Jadi Berita Panas

Dythia Novianty

Rabu, 28 Agustus 2019 | 07:11 WIB
Pembatasan Internet di Papua dan Kicauan Ibu Kota Pindah Jadi Berita Panas
Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]

Suara.com - Kondisi Indonesia memanas, akhir-akhir ini. Pembatasan internet di Papua menimbulkan dilema. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian pun akhirnya buka suara.

Tidak hanya itu, kicauan warganet seputar ibu kota pindah pun menjadi hangat di dunia maya. Untuk lebih jelasnya, berikut deretan berita panas tekno sepanjang Selasa (27/8/2019), berhasil dihimpun Suara.com:

1. Kapolri: Pembatasan Internet di Papua Demi Keamanan Negara

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Suara.com/Novian Ardiansyah)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan pembatasan internet di Papua dilakukan demi menjaga keamanan negara. Membatasi akses internet, kata dia, dilakukan untuk menekan penyebaran hoaks yang bisa memicu kerusuhan di daerah paling Timur Indonesia tersebut.

"Pembatasan pengurangan kecepatan internet pada akses foto dan video, ya ini merupakan langkah paling penting dilakukan pemerintah untuk mengurangi berita tidak benar yang diterima masyarakat melalui media sosial," ungkap Tito seusai berdialog dengan warga Biak, Papua, Selasa (26/8/2019).

Baca selengkapnya

2. Sudah 6 Hari Blokir Internet di Papua, Ombudsman Minta Penjelasan Kominfo

 Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) cabang Semarang dan Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat, aksi digelar di budaran air mancur Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (24/8/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]
Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) cabang Semarang dan Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat, aksi digelar di budaran air mancur Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (24/8/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Ombudsman RI menyatakan perlu ada penjelasan dari pemerintah terkait kebijakan blokir internet di Papua dan di Tanah Air pada umumnya. Lembaga itu menilai mekanisme blokir internet yang belakangan jadi langkah favorit pemerintah saat terjadi demonstrasi anarkistis belum dijelaskan secara transparan kepada publik.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, pemerintah melalui Kemeterian Komunikasi dan Informatika telah memblokir internet di Papua dan Papua Barat sejak 21 Agustus. Hingga hari ini, Selasa (27/8/2019) orang Papua belum bisa mengakses internet.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Bandingkan dengan Jakarta, Warganet Minta Kompensasi Internet Mati di Papua

Ilustrasi internet mati. (Shutterstock)
Ilustrasi internet mati. (Shutterstock)

Pemerintah melakukan blokir akses internet di Papua atas kerusuhan yang terjadi belum lama ini. Melihat hal itu, tak sedikit warganet yang protes dan merasa dirugikan atas matinya akses internet. Bahkan warganet pun membandingkan dengan kondisi mati listrik di Jakarta yang terjadi pada awal Agustus di Jakarta yang mendapat kompensasi. Warganet pun meminta kompensasi serupa atas matinya internet di Papua.

Salah seorang warganet dengan akun Twitter @sammypasau dengan tegas mencuitkan bahwa dirinya meminta kompensasi dari pemerintah terkait internet mati di Papua. Diketahui bahwa pemblokiran akses internet di Papua, khususnya Papua Barat, dilakukan sejak Rabu (21/8/2019) pekan lalu. Hingga hari ini, Selasa (27/8/2019), warganet yang tinggal di daerah tersebut mengaku bahwa internet belum juga bisa diakses.

Baca selengkapnya

4. Bikin Tagar #IbuKotaBaru, Kocaknya Meme Pindah Ibu Kota ala Warganet

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri: Pembatasan Internet di Papua Demi Keamanan Negara

Kapolri: Pembatasan Internet di Papua Demi Keamanan Negara

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:37 WIB

Menkominfo Akan Sulap Ibu Kota Baru Jadi i-City

Menkominfo Akan Sulap Ibu Kota Baru Jadi i-City

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2019 | 20:07 WIB

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Istana: Katanya sih Bukan Punya Prabowo Lagi

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Istana: Katanya sih Bukan Punya Prabowo Lagi

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:07 WIB

Sudah 6 Hari Blokir Internet di Papua, Ombudsman Minta Penjelasan Kominfo

Sudah 6 Hari Blokir Internet di Papua, Ombudsman Minta Penjelasan Kominfo

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:16 WIB

Bandingkan dengan Jakarta, Warganet Minta Kompensasi Internet Mati di Papua

Bandingkan dengan Jakarta, Warganet Minta Kompensasi Internet Mati di Papua

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:26 WIB

Ibu Kota Pindah, Warganet Twitter Mendadak Curhat Galau Berjamaah

Ibu Kota Pindah, Warganet Twitter Mendadak Curhat Galau Berjamaah

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 11:36 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×