Dorong Pengembangan Startup, Meluncurlah Program Gojek Xcelerate

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Dorong Pengembangan Startup, Meluncurlah Program Gojek Xcelerate
Gojek Xcelerate mencakup program intensif selama enam bulan kepada 20 startup di Indonesia yang dinilai paling memberikan dampak positif dan berhasil lolos seleksi [Suara.com/Lintang Siltya Utami].

Gojek pun memiliki tugas untuk mendukung startup-startup merah putih agar bisa berkembang.

Suara.com - Gojek berkolaborasi dengan Digitaraya meluncurkan Gojek Xcelerate, sebuah program akselerator yang bertujuan untuk mengembangkan startup di Indonesia hingga mampu tumbuh secara pesat.

Gojek Xcelerate mencakup program intensif selama enam bulan kepada 20 startup di Indonesia yang dinilai paling memberikan dampak positif dan berhasil lolos seleksi.

penyusunan kurikulum dalam program ini pun melibatkan berbagai perusahaan teknologi dan organisasi global seperti Google Developers Launchpad, McKinsey & Company, dan UBS.[Suara.com/Lintang Siltya Utami].
penyusunan kurikulum dalam program ini pun melibatkan berbagai perusahaan teknologi dan organisasi global seperti Google Developers Launchpad, McKinsey & Company, dan UBS.[Suara.com/Lintang Siltya Utami].

Tak main-main, penyusunan kurikulum dalam program ini pun melibatkan berbagai perusahaan teknologi dan organisasi global seperti Google Developers Launchpad, McKinsey & Company, dan UBS.

"Gojek melihat pemanfaatan teknologi sebagai cara yang paling cepat untuk membawa dampak positif bagi masyarakat luas. Tak hanya memberi inovasi untuk memecahkan masalah sehari-hari masyarakat melalui teknologi, Gojek pun memiliki tugas untuk mendukung startup-startup merah putih agar mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat," ucap Andre Soelistyo, Presiden Gojek Group, dalam acara peluncuran program Gojek Xcelerate di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Alasan Gojek menggandeng Digitaraya sebagai partner karena memiliki pengalaman mendalam untuk mendampingi startup dan telah meluluskan lebih dari 50 startup dari 12 negara di Asia Pasifik.

Kurikulum Gojek Xcelerate sendiri mencakup berbagai metode komprehensif untuk mendorong pertumbuhan bisnis startup, seperti growth hacking, penggunaan machine learning, pengembangan model bisnis yang tepat, dan cara menilai valuasi perusahaan.

Adapun metode growth hacking atau cara mengembangkan bisnis secara pesat melalui penggunaan data science dan creative thinking akan diberikan oleh Gojek. Sementara, Digitaraya akan berfokus untuk mengajarkan cara untuk merumuskan tujuan bisnis serta metode membuat, mengukur, dan memantau performa startup.

Sedangkan Google akan membagikan ilmu mengenai cara memanfaatkan machine learning dan UBS akan membahas metode viluasi perusahaan serta cara mendapatkan pendanaan lanjut dari investor.

Tak hanya itu, peserta startup dalam program ini juga berkesempatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan bertatap muka dengan para mentor kelas dunia. Nantinya, startup terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk bergabung dalam platform Gojek yang memiliki basis jutaan pengguna dan mitra di Asia Tenggara.

Untuk mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan para mentor di Gojek Xcelerate, pendiri startup dapat melakukan registrasi dengan mengakses www.gojek.com/gojekxcelerate yang dibuka pada 10 September 2019.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS