Hindari Kemacetan, Gojek Luncurkan Goride Instan

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih
Hindari Kemacetan, Gojek Luncurkan Goride Instan
Pemrov DKI Jakarta akan menyiapkan tempat pemberhentian khusus bagi ojek online termasuk di terminal, rumah sakit, PD Pasar Jaya dan kantor-kantor pemerintahan agar tidak mengganggu ruang milik jalan (rumija) dan arus lalu lintas. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Para pengemudi Gojek akan berkumpul di area khusus bernama buffer zone dan penumpang bisa langsung datang ke area tersebut.

Suara.com - Perusahaan penyedia aplikasi ojek online, Gojek meluncurkan layanan Goride Instan yang lebih praktis digunakan dan bisa menghindari penumpukan pengemudi yang memicu kemacetan.

Goride Instan merupakan layanan yang bisa dimanfaatkan penumpang untuk memesan ojek online secara langsung, tanpa perlu menunggu lama. Para pengemudi Gojek akan berkumpul di area khusus bernama buffer zone dan penumpang bisa langsung datang ke area tersebut.

Fasilitas itu buffer zone sudah tersedia salah satunya di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

VP Transport Marketing Gojek, Monita Moerdani mengatakan layanan ini sebagai bentuk penataan ojol dengan menyinergikan antara ojol dengan transportasi umum. Ia beranggapan ojol merupakan feeder bagi angkutan umum seperti MRT.

"Mudah-mudahan dengan adanya Goride Instan enggak pakai lama, menghindari penumpukan. Sisi konsumen ingin mendapat ride cepat, pengemudi tidak harus ngetem," ujar Monita di transit plaza stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut penumpukan Ojol yang ngetem di kawasan ramai penumpang kerap membuat kemacetan. Ia berharap layanan Goride Instan bisa menjadi solusi.

"Dengan kolaborasi ini antara Gojek dan MRT, maka kita bisa mengurai kemacetan di sini dan kemudian kita harapkan pola ini bisa diterapkan di lokasi lain yang sekarang berpotensi kemacetan karena adanya kooptasi jalan oleh ojek online," jelasnya.

Ke depannya, Syafrin berharap Gojek juga turut mengimbangi layanan itu dengan pembuatan shelter. Hal ini disebutnya dapat mempermudah ojol sendiri maupun penumpang.

"Kita dorong tercipta kolaborasi antata Gojek selaku penyedia aplikasi dan para pelaku usaha di sekitar stasiun untuk menyediakan arealnya sebagai lokasi transit seperti di titik ini," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS