Nggak Takut, Cewek Ini Santuy Beri Makan Ikan Pari di Pinggir Pantai

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:26 WIB
Nggak Takut, Cewek Ini Santuy Beri Makan Ikan Pari di Pinggir Pantai
Ilustrasi ikan pari manta. (Pixabay/Uccisea)

Suara.com - Beberapa waktu lalu sengatan ikan pari menyebabkan pria bernama Steve Irwin meninggal dan membuat banyak orang ketakutan dengan hewan laut ini. Namun, seorang cewek berhasil memberi bukti ke publik bahwa ikan pari tidak menyeramkan yang dibayangkan. 

Sebuah akun fanspage Facebook bernama Wilderness Food membagikan unggahan unik yang menampakkan seorang cewek sedang memberi makan ikan pari di pinggir pantai.

Unggahan yang dibagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 162 ribu Like dan ribuan komentar dari netizen.

Sangat unik dan menakjubkan (serta menegangkan), postingan video telah ditonton lebih dari 38 juta kali dan dibagikan lebih dari 480 ribu kali.

Video berdurasi 2 menit 33 detik itu memang benar-benar mengundang decak kagum.

Orang yang memberi makan deretan ikan pari di pantai ini bikin netizen heboh. (Facebook/ Wilderness Food)
Orang yang memberi makan deretan ikan pari di pantai ini bikin netizen heboh. (Facebook/ Wilderness Food)

Tak hanya memberi makan seekor ikan pari, cewek yang ada di dalam video sangat berani saat memberi makan lebih dari 5 ekor ikan pari di pinggir pantai.

Tangannya menggenggam daging dan secara tidak ragu-ragu ia menyuapi ikan pari yang datang ke arahnya.

Di dalam video, ia juga menjelaskan bahwa sebenarnya ikan pari bukanlah hewan yang agresif sehingga kita tidak perlu takut.

Jika memperhatikan secara saksama, terdengar dengusan ikan pari yang mirip babi sehingga membuat video makin terlihat menakjubkan.

baca juga

Beberapa spesies ikan pari memiliki rahang khusus yang memungkinkan mereka menghancurkan cangkang keras moluska.

Dasyatis brevicaudata atau ikan pari ekor pendek. (Wikipedia/ Amada 44)
Dasyatis brevicaudata atau ikan pari ekor pendek. (Wikipedia/ Amada 44)

Kebanyakan ikan pari memakan moluska, krustasea, dan kadang-kadang ikan kecil di laut.

Dikutip dari Wikipedia, Ikan pari air tawar di Amazon memakan serangga dan menghancurkan eksoskeletonnya yang keras dengan gerakan mengunyah seperti mamalia.

Hewan tersebut sebenarnya tidak agresif dan hanya menyerang manusia ketika ia diprovokasi seperti tubuhnya secara tidak sengaja terinjak.

Mereka mempunyai penyengat yang terletak di tengah area ekor dan bisa mengeluarkan racun.

Jika terkena sengatan, maka tubuh manusia akan mengalami trauma lokal, kram otot dan dapat terinfeksi dari bakteri serta jamur.

Sengatan fatal yang menyebabkan kematian sangat jarang ditemukan namun bisa terjadi jika menembus organ vital.

Kematian Steve Irwin pada tahun 2006 merupakan kasus kedua yang terjadi di Australia sejak tahun 1945.

Saat itu, organ penyengat ikan pari menembus dinding toraksnya sehingga membuat trauma masif yang menyebabkan kematian.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:19 WIB

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach

Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:35 WIB

Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review

Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:11 WIB

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:00 WIB

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:00 WIB

BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah

BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×