BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah

Sumarni

Rabu, 15 Juli 2026 | 11:32 WIB
BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah
Tanam lebih dari 20 Ribu Mangrove, BAF Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir [Istimewa]
baca 10 detik
  • PT Bussan Auto Finance menanam lebih dari 20.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Semarang dan Kendal melalui program BAF ECO Move.
  • Kegiatan penanaman dilakukan untuk mencegah abrasi, mengurangi emisi karbon, serta mendukung rehabilitasi ekosistem wilayah pesisir yang rentan.
  • Perusahaan telah menanam lebih dari 80.000 bibit mangrove di berbagai wilayah Indonesia selama empat tahun secara berkelanjutan.

Suara.com - PT Bussan Auto Finance (BAF) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program BAF ECO Move. Tahun ini, perusahaan kembali menggelar aksi penanaman mangrove dengan total lebih dari 20.000 bibit yang disebar di sejumlah kawasan pesisir di Jawa Tengah.

Lokasi penanaman meliputi Pantai Mangunharjo, Pantai Tambakrejo, dan Pantai Kartika Jaya yang berada di wilayah Semarang dan Kendal.

Ketiga kawasan tersebut dipilih karena memiliki peran penting sebagai wilayah pesisir yang membutuhkan upaya pelestarian sekaligus rehabilitasi lingkungan untuk menghadapi ancaman abrasi, banjir rob, serta dampak perubahan iklim.

Mangrove menjadi salah satu tanaman yang memiliki manfaat besar bagi ekosistem. Selain mampu menahan abrasi dan menjaga garis pantai, hutan mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut.

Tak hanya itu, mangrove dikenal sebagai penyerap karbon alami yang sangat efektif sehingga berperan penting dalam membantu mengurangi emisi karbon dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Associate Director BAF, Ivan Sebastian, mengatakan kegiatan penanaman mangrove yang terus dilakukan perusahaan merupakan bentuk komitmen jangka panjang dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

"Konsistensi kami selama 4 tahun menanam lebih dari 80.000 bibit pohon mangrove di berbagai lokasi di Indonesia merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan hidup khususnya dalam usaha untuk mengurangi emisi karbon sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup," ujar Ivan dalam pernyataan resminya.

Program BAF ECO Move sendiri telah berjalan sejak 2023. Sejak pertama kali dilaksanakan, kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya dengan cakupan wilayah yang semakin luas.

Hingga kini, total lebih dari 80.000 bibit mangrove telah berhasil ditanam di berbagai daerah di Indonesia.

baca juga

Wilayah penanaman tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. BAF juga telah melakukan rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Mangrove memiliki fungsi vital dalam melindungi kawasan pantai dari gelombang besar, mencegah abrasi, serta menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan, udang, dan satwa lainnya yang mendukung keberlangsungan ekosistem laut.

Melalui aksi yang dilakukan secara berkelanjutan, BAF berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk ikut ambil bagian dalam menjaga alam.

Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dengan tambahan lebih dari 20.000 bibit mangrove pada tahun ini, BAF ECO Move semakin memperkuat komitmennya sebagai program lingkungan yang terus berkembang.

Penanaman yang dilakukan secara konsisten selama empat tahun terakhir menjadi bukti bahwa upaya menjaga bumi membutuhkan langkah nyata yang dilakukan secara berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat

Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat

Video | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:55 WIB

Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi

Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:45 WIB

Weekend Singkat Rasa Liburan: ALOHA Hadirkan Wisata Pantai, Kuliner, dan Sunset dalam Satu Hari

Weekend Singkat Rasa Liburan: ALOHA Hadirkan Wisata Pantai, Kuliner, dan Sunset dalam Satu Hari

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 05:10 WIB

Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:25 WIB

Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia

Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:37 WIB

Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia

Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:55 WIB

Terkini

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 10:09 WIB

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:00 WIB

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 09:56 WIB

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

×