Langka: Merkurius Bakal Sambangi Bumi, Baru Terjadi Lagi pada 2032

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Senin, 04 November 2019 | 14:30 WIB
Langka: Merkurius Bakal Sambangi Bumi, Baru Terjadi Lagi pada 2032
Ilustrasi Merkurius, planet terkecil dan yang paling dekat dengan Matahari di tata surya kita. [Shutterstock]

Suara.com - Pada 11 November 2019, Merkurius akan melintasi Matahari dan peristiwa ini bisa dilihat dari pandangan Bumi. Peristiwa yang disebut sebagai Mercury Transit itu dinilai sangat langka dan tidak akan terlihat lagi dari Bumi sampai 2032.

Dilansir dari Space.com, planet terkecil di tata surya ini akan melintas di depan cakram Matahari. Peristiwa ini terakhir kali terjadi pada 2016.

Ilustrasi bintang dan planet-planet di luar angkasa (Shutterstock).
Ilustrasi bintang dan planet-planet di luar angkasa (Shutterstock).

Sayangnya, fenomena ini tidak bisa diamati di Indonesia karena Merkurius akan memulai perjalanannya melintasi Matahari pada 11 November sekitar pukul 19.35 WIB.

Dalam peta yang dibagikan Earth Sky, selain Indonesia, wilayah yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melihat peristiwa ini adalah sebagian negara Asia dan Australia. Merkurius membutuhkan waktu sekitar 5 setengah jam untuk melintasi Matahari dan sepenuhnya terlihat dari wilayah Amerika Utara bagian timur, Amerika Selatan, ujung selatan Greenland, dan Afrika bagian barat daya.

Namun, pengamat di wilayah yang tidak mendapatkan jalur transit dapat melihat peristiwa ini melalui layanan streaming, seperti The Virtual Telescope Project. Layanan streaming Slooh juga akan menggunakan teleskop di observatorium di Institute of Astrophysics of Canary Islands untuk menyorot peristiwa langka itu.

Merkurius dan Venus adalah planet yang bisa lewat di depan Matahari dan terlihat dari Bumi karena orbitnya berada di antara Matahari dan Bumi. Peristiwa transit ini sendiri sangat langka karena Merkurius akan bergerak melintasi Matahari rata-rata 13 kali setiap 100 tahun.

Pada 11 November mendatang, Merkurius dapat dilihat melalui teleskop dengan filter Matahari sebagai titik hitam kecil yang melintasi permukaan Matahari. Diameter Merkurius hanya 1 per 19 dari Matahari dalam pandangan Bumi, karenanya pengamat disarankan menggunakan teleskop dengan perbesaran 50 hingga 100 kali untuk menyaksikan peristiwa langka ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Tekno | Senin, 04 November 2019 | 10:05 WIB

Video Ini Membuktikan Bumi Hanya Titik Kecil di Alam Semesta

Video Ini Membuktikan Bumi Hanya Titik Kecil di Alam Semesta

Tekno | Sabtu, 02 November 2019 | 08:00 WIB

Teleskop Terkuat NASA Disiapkan untuk Memburu Keberadaan Alien

Teleskop Terkuat NASA Disiapkan untuk Memburu Keberadaan Alien

Tekno | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 10:15 WIB

Terkini

Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas

Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 14:17 WIB

Bagaimana Cara Cepat Menghilangkan Kerak Air Putih di Dasar Teko Pemanas Listrik?

Bagaimana Cara Cepat Menghilangkan Kerak Air Putih di Dasar Teko Pemanas Listrik?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:15 WIB

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:05 WIB

4 Sepatu Onitsuka Tiger untuk Kaki Lebar, Tetap Stylish dan Nyaman

4 Sepatu Onitsuka Tiger untuk Kaki Lebar, Tetap Stylish dan Nyaman

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:04 WIB

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Video | Minggu, 20 September 2026 | 14:00 WIB

Rudal Houthi Serang Riyadh, Negara Arab Kompak Bela Saudi Desak DK PBB Bertindak

Rudal Houthi Serang Riyadh, Negara Arab Kompak Bela Saudi Desak DK PBB Bertindak

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:55 WIB

Catat Tanggalnya! PLAVE Siap Comeback dengan Mini Album Baru, HYPERDRIVE

Catat Tanggalnya! PLAVE Siap Comeback dengan Mini Album Baru, HYPERDRIVE

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:50 WIB

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 13:35 WIB

×