Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Senin, 04 November 2019 | 10:05 WIB
Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi
Ilustrasi hujan meteor (Shutterstock).

Suara.com - Setiap bulan akan selalu ada peristiwa langit terjadi, entah bisa terlihat dengan jelas atau tidak. Nah, Oktober 2019 dihiasi fenomena konjungsi Bulan dengan Saturnus, hujan meteor selatan Taurid, Merkurius di elongasi tertinggi, Uranus di titik oposisi, dan konjungsi Bulan dengan Jupiter.

Konjungsi Bulan dengan Mars. [inthesky]
Konjungsi Bulan dengan Mars [inthesky]

November 2019 pun tidak kalah menarik dengan peristiwa langit lainnya. Dilansir dari In The Sky, berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada November 2019:

  1. Hujan meteor Leonid
    Hujan meteor Leonid akan berlangsung 6 - 30 November. Namun puncaknya terjadi pada 18 November mendatang.
    Selama periode ini, pengamat bisa melihat meteor Leonid di konstelasi Leo. Hujan meteor ini bisa mulai diamati pada sekitar pukul 00.30 malam waktu setempat di arah timur Bumi. Seiring Bumi berotasi, titik radian akan bergerak ke barat sehingga pengamat bisa menyaksikan meteor hingga menjelang Matahari terbit. Diperkirakan akan ada 15 meteor per jam saat puncaknya.
  2. Konjungsi Bulan dengan Mars
    Bulan akan berkonjungsi dengan Mars pada 24 November mendatang. Fenomena ini dapat diamati mulai pukul 04.30 pagi waktu setempat dan keduanya akan terlihat di langit timur.
    Pengamat akan menemukan Bulan sabit dan sekitar 2 derajat di arah timur, pengamat akan melihat bintang kemerahan terang yang tidak berkelap-kelip. Bintang itu adalah Mars. Pengamat bisa melihatnya secara jelas menggunakan teleskop.
  3. Konjungsi Venus dengan Jupiter
    Venus akan berkonjungsi dengan planet terbesar di tata surya pada 24 November. Setelah pengamat melihat konjungsi Bulan dengan Mars, pada sore hari pengamat akan melihat kenampakan dua planet.
    Konjungsi Venus dengan Jupiter akan dimulai pada pukul 18.00 waktu setempat di arah barat. Venus akan terlihat jauh lebih terang daripada Jupiter karena berjarak lebih dekat dari Bumi. Konjungsi Venus dengan Jupiter ini bisa diamati hingga pukul 19.45 waktu setempat.
  4. Konjungsi Bulan dengan Jupiter
    Setelah berkonjungsi dengan Venus pada 24 November, Jupiter akan berkonjungsi dengan Bulan pada 28 November mendatang. Keduanya akan berjarak kurang dari 1 derajat. Penampakan keduanya bisa terus diamati hingga pukul 19.30 waktu setempat di wilayah langit barat. Jupiter akan terlihat seperti bintang kuning terang yang tidak berkelap-kelip di dekat Bulan. Pengamat bisa menggunakan teleskop untuk melihat Jupiter lebih jelas, bahkan mampu melihat empat bulan terbesarnya.
  5. Konjungsi Bulan dengan Saturnus
    Bulan November tampaknya diramaikan fenomena konjungsi. Sebagai penutup, Bulan akan berkonjungsi dengan Saturnus pada 30 November.
    Pengamat bisa melihat keduanya mulai pukul 18.15 waktu setempat. Nantinya, Saturnus akan berada pada jarak sekitar 2 derajat dari Bulan di cakrawala barat daya. Pengamat masih bisa melihatnya hingga pukul 20.45 waktu setempat. Dengan bantuan teleskop, pengamat bisa melihat cincin Saturnus dan interior planet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Pamer Foto Gerhana Matahari di Planet Jupiter, Ini Penampakannya

NASA Pamer Foto Gerhana Matahari di Planet Jupiter, Ini Penampakannya

Tekno | Selasa, 24 September 2019 | 20:46 WIB

Masuk September, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Masuk September, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Tekno | Senin, 02 September 2019 | 12:07 WIB

Nanti Malam! Planet Jupiter Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Nanti Malam! Planet Jupiter Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Tekno | Senin, 10 Juni 2019 | 16:58 WIB

Terkini

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:20 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

×