Keliling Tokyo, Anti Tersesat Berkat International Roaming Smartfren

Vania Rossa

Kamis, 12 Desember 2019 | 13:04 WIB
Keliling Tokyo, Anti Tersesat Berkat International Roaming Smartfren
Car Free Day Ginza. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Tokyo bagai magnet bagi para turis dari seluruh penjuru dunia, tak terkecuali kami rombongan wartawan yang tergabung dalam Smartfren International Roaming - Japan Experience.

Ya, menjelang akhir tahun ini, Smartfren ingin menginformasikan mengenai layanan internasional roaming yang dimilikinya untuk orang-orang yang akan pergi liburan.

Menurut Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren, "Kita melihat, biasanya Natal dan Tahun Baru, kecenderungan orang adalah traveling. Makanya kenapa kita adakan experience ini, karena kita ingin memberi info bahwa Smartfren sudah punya layanan roaming."

Bersama para awak media lainnya, Suara.com yang turut serta dalam perjalanan ke Jepang untuk menguji layanan international roaming Smartfren ini, mengisinya dengan berkeliling kota Tokyo, menyusuri kawasan belanja dan pusat bisnis yang mendunia.

Keliling Tokyo, Car Free Day Ginza
Keliling Tokyo, Car Free Day Ginza

Menginjakkan kaki di Ginza, kawasan perdagangan dan pusat perbelanjaan paling ramai dan elite di Tokyo, kebetulan saat itu sedang car free day di jalanan depan deretan pertokoan di Ginza. Jadi, kami bebas berfoto-foto di tengah jalan dengan latar belakang gedung-gedung pusat perbelanjaan.

Usai berfoto, kami pun berpencar menuju toko pilihan masing-masing. Jaringan International roaming Smartfren yang cukup perkasa di sini membuat kami tak takut tersesat atau terpisah dari rombongan, karena kami bisa selalu berkoordinasi lewat Whatsapp Group.

Gemerlap Shinjuku, Tokyo. (Suara.com/Vania)
Gemerlap Shinjuku, Tokyo. (Suara.com/Vania)

Kekuatan sinyal Smartfren juga teruji saat kami menyusuri kawasan Shinjuku yang dikenal sebagai kawasan perbelanjaan dan hiburan malam Jepang. Ada banyak gang dengan deretan toko-toko yang berpotensi membuat wisatawan tersesat. Tapi, berkat panduan Google Map, kami berhasil menemukan titik kumpul yang telah disepakati sebelumnya, usai berkeliling Shinjuku.

Screenshot Pencarian Toko Daiso di Shinjuku lewat Google Map
Screenshot Pencarian Toko Daiso di Shinjuku lewat Google Map menggunakan International Roaming Smartfren

Google Map juga menjadi andalan ketika kami berada di kawasan Shibuya, yang terkenal dengan Shibuya Cross-nya yang super ramai serta patung Hachiko yang fenomenal. Di sini, kami mencari toko Daiso untuk berburu oleh-oleh. Jaraknya tidak terlalu jauh dari titik kumpul, tapi gang-gang yang padat dan ramai membuat kami kesulitan menghapal belokan dan lokasi toko. Bisa dibilang, tanpa panduan map online, akan cukup sulit menemukan lokasi tujuan saat di keramaian Tokyo seperti ini.

Shibuya Cross yang Super Sibuk. (Suara.com/Vania)
Shibuya Cross yang Super Sibuk. (Suara.com/Vania)

Smartfren yang saat ini sudah bisa digunakan di semua device, baik Samsung, iPhone, dll, juga baru saja launching eSIM pada Senin (9/12/2019) lalu di Jakarta. "Karena minggu lalu iPhone baru launching iPhone pro/iPhone 11, kita adalah official partner dari iPhone. Makanya kita juga launching eSIM. Layanan eSIM ini, kita satu-satunya operator yang punya teknologi itu. Jadi iPhone sekarang itu bisa sim card fisik maupun elektronik," kata Roberto usai santap malam bersama awak media di kawasan Ikebukuro, Tokyo. Dan eSIM ini sangat berguna ketika kita traveling. Ketika roaming, eSIM memudahkan orang mengganti profile.

baca juga

Saat ini, jaringan international roaming Smartfren memamg masih mengandalkan jaringan 3G, tapi pengalaman para awak media, khususnya Suara.com, membuktikan bahwa Smartfren mampu diandalkan untuk memenuhi kebutuhan untuk berkomunikasi dan terhubung dengan internet.

Menurut Aya Sofia Arakhmah, Dept. Head International Roaming Smartfren, untuk paket international roaming, kita sediakan paket seharga Rp 150.000, dengan kuota internet sebesar 2 GB yang berlaku selama 7 hari. "Seperti kita tahu, Asia Pacifc dekat dengan Indonesia, jadi memang lebih murah dibanding paket kalau kita pergi ke Eropa atau Amerika," katanya.

Dan untuk meningkatkan layanannya, menurut Roberto, Smartfren di tahun depan akan mengandalkan 4G roaming agar kepuasan konsumen lebih baik lagi. "Saat ini, memang bertahap. Untuk Jepang, salah satunya kita mulai dengan 3G. Tapi di Singapura dan Malaysia, sudah 4G roaming," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaki Gunung Fuji, Tempat Pengujian Jaringan International Roaming Smartfren

Kaki Gunung Fuji, Tempat Pengujian Jaringan International Roaming Smartfren

Tekno | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:33 WIB

Menjajal International Roaming Smartfren di Jepang, Seberapa Lancar?

Menjajal International Roaming Smartfren di Jepang, Seberapa Lancar?

Tekno | Minggu, 08 Desember 2019 | 08:00 WIB

Jalan-Jalan Ke Luar Negeri? Coba Layanan International Roaming Smartfren

Jalan-Jalan Ke Luar Negeri? Coba Layanan International Roaming Smartfren

Tekno | Sabtu, 07 Desember 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×