Waduh! Otak Manusia Bisa Berubah Jika Tinggal di Kutub Selatan

Selasa, 17 Desember 2019 | 07:47 WIB
Waduh! Otak Manusia Bisa Berubah Jika Tinggal di Kutub Selatan
Pemandangan di Antartika. [Shutterstock]

Suara.com - Kutub Selatan atau Antartika memiliki suhu ekstra dingin yang ternyata dapat mengubah organ penting manusia, salah satunya otak.

Hal ini terungkap lewat sebuah penemuan di mana, seseorang yang tinggal selama belasan bulan di Antartika, bisa mengubah ukuran dan kemampuan otak manusia.

Para peneliti mempelajari otak sembilan orang (lima lelaki dan empat perempuan) sebelum, dan setelah menghabiskan 14 bulan bekerja di stasiun penelitian Jerman Neumayer III di Antartika.

Dilaporkan dalam jurnal The New England Journal of Medicine, scan MRI yang diambil setelah ekspedisi menunjukkan bahwa terdapat perubahan otak manusia setelah mengunjungi Antartika.

Sembilan anggota kru telah kehilangan sejumlah besar volume dalam dentate gyrus.

Itu adalah bagian dari hippocampus otak yang terkait dengan pemikiran spasial dan memori.

Mereka juga mendeteksi, lebih sedikit volume di beberapa bagian korteks prefrontal, wilayah otak yang terlibat dalam kepribadian, pengambilan keputusan, dan perilaku sosial.

Perubahan otak tampaknya juga memiliki efek terkait dengan kemampuan kognitif objek penelitian.

Tes menunjukkan bahwa peserta yang kekurangan memori spasial cenderung mengabaikan informasi ketika berfokus pada tugas.

Baca Juga: Tercyduk! Pengemis Ini Punya Smartphone dan Berjudi Online ?

Dikutip laman IFLScience, kehidupan di Antartika termasuk sangat keras bagi makhluk sosial seperti manusia.

Peneliti yang tinggal di sana untuk sementara harus terbiasa dengan periode kegelapan yang hampir 24 jam menemani mereka.

Tak hanya harus menghadapi suhu serendah -50 derajat Celcius, mereka juga mungkin mengalami demam kabin kronis.

Kehidupan sehari-hari di dalam stasiun penelitian dicirikan oleh kemonotonan dan isolasi sosial yang berkepanjangan.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi otak. (Pixabay/VSRao)

Perubahan otak ini juga berhubungan dengan penelitian yang pernah dilakukan oleh ilmuwan sebelumnya.

Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa isolasi sosial yang berkepanjangan dapat memiliki efek mendalam pada perilaku dan struktur otak.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI