Keren Banget, Bank Otak di Singapura Bisa Jadi Pusat Penelitian

M. Reza Sulaiman

Selasa, 03 Desember 2019 | 16:50 WIB
Keren Banget, Bank Otak di Singapura Bisa Jadi Pusat Penelitian
Ilustrasi otak manusia yang diawetkan. (Shutterstock)

Suara.com - Keren Banget, Bank Otak di Singapura Bisa Jadi Pusat Penelitian

Konsep donor organ tubuh untuk penelitian kini makin menjamur di Asia Tenggara. Di Singapura, ada bank otak yang diharapkan jadi pusat penelitian tentang otak manusia.

Ya, Singapura baru saja meluncurkan bank otak pertamanya. Mereka siap menampung otak manusia yang sudah meninggal, untuk kemudian dijadikan bahan penelitian.

Bank ini mencari donor karena sejauh ini baru ada tiga orang yang bersedia menyumbangkan otaknya. Salah satunya adalah Lovely Fernandez.

"Saya didiagnosis menderita multiple sclerosis, penyakit yang belum bisa disembuhkan yang membuat bagian kiri tubuh saya mati rasa selama 10 tahun terakhir. Saya berharap dengan menyumbangkan otak saya, para ilmuwan dapat menemukan obat untuk orang lain," katanya, dilansir DW Indonesia dari Straittimes, baru-baru ini.

Dia menghadiri peluncuran Brain Bank Singapore di Novena, yang akan memungkinkan para peneliti mendapatkan akses ke jaringan otak orang-orang Asia, dan diharapkan dapat meningkatkan pengobatan penyakit akibat gangguan otak di benua ini.

Fasilitas penelitian yang menelan biaya sebesar 500.000 dolar Singapura (Rp 5,2 miliar) dan terletak di lantai 11 Sekolah Kedokteran Lee Kong Chian ini sepenuhnya bergantung pada donor yang memberikan otak mereka setelah kematian untuk kepentingan penelitian.

Untuk target awalnya, mereka berharap bisa mendapatkan 1.000 orang yang mendaftar sebagai donor dalam empat tahun ke depan. Namun dengan angka kematian seperti saat ini, diperkirakan pusat riset ini hanya akan memperoleh sekitar 20 hingga 30 donor otak per tahun.

Identitas donor dirahasiakan

baca juga

Butuh waktu dua tahun untuk mendirikan bank otak yang merupakan kolaborasi antara Universitas Teknologi Nanyang, National Neuroscience Institute (NNI) dan National Healthcare Group (NHG). Ini masih dalam tahap awal. Fokus saat ini adalah membuat orang Singapura merasa nyaman dengan ide untuk menyumbangkan otak mereka.

Namun, survei kecil-kecilan tentang sikap warga Singapura terhadap pendonoran otak yang dilakukan NNI di kliniknya ini "memberikan hasil yang sangat positif," kata NNI. Lebih dari 50 persen responden menyatakan kesediaan untuk terlibat.

Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?
ilustrasi otak manusia. (Shutterstock)

Setelah donor dinyatakan meninggal dunia, Profesor Reynolds mengatakan otak akan diekstraksi dalam waktu 24 jam. Prosesnya cukup cepat sehingga jenazah dapat dikembalikan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Jaringan otak kemudian akan disimpan dalam ruangan bersuhu minus 80 derajat Celsius yang dapat mengawetkan "hadiah yang sangat berharga" selama beberapa dekade, tambah Profesor Reynolds.

Brain Bank Singapore mengatakan jaringan otak yang telah dikumpulkannya akan menjadi anonim dan data pribadi donor dijaga kerahasiaannya.

"Itu tidak akan ada di Internet, melainkan disimpan dalam komputer mandiri yang hanya dapat diakses oleh direktur dan manajer bank," kata Profesor Reynolds. Latar belakang para peneliti yang mendaftar untuk menggunakan jaringan otak donor juga harus diperiksa terlebih dahulu oleh komisi etika.

Hingga saat ini, sudah ada tiga orang, termasuk Lovely Fernandez, yang mendaftar. "Jika saya mati pada usia 55 atau 60 tahun, otak saya akan relatif masih muda. Daripada tubuh saya hanya berbaring, saya akan merasa jauh lebih berguna jika itu dapat membantu para ilmuwan," tutupnya. (DW Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Tumor Otak, Payudara Lelaki Ini Membesar dan Keluarkan ASI

Alami Tumor Otak, Payudara Lelaki Ini Membesar dan Keluarkan ASI

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:50 WIB

Terungkap, Inilah Dua Bagian di Otak Manusia yang Picu Keinginan Bunuh Diri

Terungkap, Inilah Dua Bagian di Otak Manusia yang Picu Keinginan Bunuh Diri

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 12:49 WIB

Alami Serangan Panik, Ternyata Wanita ini Punya Tumor Otak Sebesar Apel!

Alami Serangan Panik, Ternyata Wanita ini Punya Tumor Otak Sebesar Apel!

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 11:55 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×