Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping, Taman Hiburan Ini Dikecam Warganet

Vania Rossa, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:10 WIB
Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping, Taman Hiburan Ini Dikecam Warganet
Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping. (Weibo)

Suara.com - Sebuah taman hiburan di China menuai kecaman usai memaksa seekor babi melakukan atraksi bungee jumping. Babi malang ini terlihat terekam dalam video yang beredar di media sosial Weibo pada Sabtu (18/1/2020).

Dalam video tersebut terlihat seekor babi dengan berat 75 kilogram terikat pada tiang yang diangkut oleh dua orang petugas taman hiburan ke atas tangga logam. Setelah sampai di puncak, para petugas mengikat babi itu dengan tali yang biasa digunakan untuk bungee jumping dan mendorongnya hingga terjun dari platform setinggi 70 meter.

Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping. (Screenshot Youtube)
Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping. (Screenshot Youtube)

Saat hewan itu jatuh, terdengar sorak-sorai dan orang-orang tertawa saat melihatnya. Sementara sebelum didorong, terdengar suara babi yang memekik seolah berusaha memberontak.

Usai tersebar luas di media sosial, aksi itu menuai kecaman dari banyak orang. Warganet China menyebut rekaman itu terlihat sangat menyiksa babi tersebut.

Menurut pernyataan dari seorang perwakilan humas taman hiburan tersebut mengatakan bahwa aksi itu merupakan bagian dari hiburan dan normal bagi babi untuk mendapatkan kejutan sebelum disembelih. Menurut laporan setempat, hewan itu dikirim ke rumah jagal setelah insiden itu terjadi.

"Saya tidak melihat sesuatu yang lucu di dalam video itu," tulis seseorang pengguna di Weibo, seperti dikutip dari South China Morning Post.

"Mengapa ada orang yang tertawa? Hanya karena binatang itu tidak bisa mengungkapkan rasa takut bukan berarti dia tidak takut," tulis pengguna Weibo lainnya.

Menurut sebuah laporan di Thecover.cn, atraksi itu dilakukan untuk menandai pembukaan bungee jumping di taman hiburan Mexin Wine Town di Kota Chongqing, barat daya China.

Pemilik taman hiburan yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan bahwa atraksi itu dilakukan untuk menandai akhir Tahun Babi dan awal Tahun Tikus.

baca juga

Dilansir dari IFL Science, pihak taman hiburan pun telah mengeluarkan pernyataan maaf atas kejadian tersebut.

"Kami dengan tulus menerima kritik dan saran dan meminta maaf kepada publik. Kami akan meningkatkan pemasaran situs wisata kami untuk menyediakan layanan yang lebih baik kepada para wisatawan," tulis pihak taman hiburan dalam sebuah pernyataan.

Meskipun China tidak memiliki undang-undang apapun untuk melindungi hak-hak binatang, tetapi atraksi itu menuai kecaman keras dari para kelompok kesejahteraan binatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jutawan Marah Kolam Renangnya Dijatuhi Babi Mati dari Helikopter

Jutawan Marah Kolam Renangnya Dijatuhi Babi Mati dari Helikopter

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:03 WIB

Kura-kura Moncong Babi Dilepasliarkan Usai Ditemukan Terjebak di Drainase

Kura-kura Moncong Babi Dilepasliarkan Usai Ditemukan Terjebak di Drainase

Jabar | Selasa, 14 Januari 2020 | 02:00 WIB

Waduh, Wabah Flu Babi Afrika Sudah Merambah Jerman dan Polandia!

Waduh, Wabah Flu Babi Afrika Sudah Merambah Jerman dan Polandia!

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×