Empat Vendor Ponsel China Bersatu Bikin Toko Aplikasi

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 09 Februari 2020 | 09:55 WIB
Empat Vendor Ponsel China Bersatu Bikin Toko Aplikasi
Ilustrasi vendor ponsel China. [Shutterstock]

Suara.com - Xiaomi, Huawei, Oppo, dan Vivo dikabarkan berkolaborasi membuat sebuah platform penyedia aplikasi mirip Play Store. Platform ini memungkinkan pengembang aplikasi di luar China, untuk mengunggah aplikasi buatannya ke toko aplikasi tersebut.

Sebagaimana dilansir laman Reuters, Minggu (9/2/2020), analis memperkirakan bahwa langkah ini merupakan cara dari para vendor ponsel asal China untuk melawan dominasi Play Store besutan Google.

Platform tersebut akan dinamakan Global Developer Services Alliance (GDSA). Platform GDSA dirancang untuk memudahkan developer aplikasi, game, musik, dan film memasarkan aplikasinya ke seluruh dunia.

Rencananya, GDSA akan diluncurkan pada Maret tahun ini. Namun karena adanya wabah virus corona, kemungkinan jadwalnya akan molor sampai waktu yang belum ditentukan.

Setelah terbentuk, toko aplikasi GDSA akan disebar ke-9 negara yang kebanyakan berada di wilayah Asia, beberapa diantaranya adalah Rusia, India, dan termasuk Indonesia.

Sementara dari kacamata bisnis, toko aplikasi memang keuntungan yang cukup menggiurkan. Menurut analis dari Sensor Tower, pada 2019, Google berhasil mengantongi sekitar 8,8 miliar dolar AS dari Google Play.

Sementara analis dari Canalys, Nicole Peng mengatakan, aliansi ini dapat berkembang dengan memanfaatkan keunggulan dari masing-masing vendor yang memiliki basis sejumlah negara.

Google Play Store, toko aplikasi khusus aplikasi-aplikasi Android (Shutterstock).
Google Play Store, toko aplikasi khusus aplikasi-aplikasi Android (Shutterstock).

“Dengan membentuk aliansi ini masing-masing perusahaan akan mencari untuk memanfaatkan keunggulan yang lain di berbagai daerah, dengan basis pengguna Xiaomi yang kuat di India, Vivo dan Oppo di Asia Tenggara, dan Huawei di Eropa," kata Peng.

Pernyataan tersebut selaras dengan data yang dimiliki oleh IDC. Data IDC menunjukkan bahwa pada kuartal keempat 2019 saja, keempat perusahaan tersebut menyumbang 40,1 persen pengiriman ponsel secara global.

baca juga

Meski demikian, Peng juga mencermati apakah aliansi ini dapat terus bergandengan di masa depan. Pasalnya, ia mengaku belum pernah melihat model aliansi yang bekerjasama dalam waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Mi 10 dan Mi 10 Pro Jalani Debut Internasional pada 23 Februari

Xiaomi Mi 10 dan Mi 10 Pro Jalani Debut Internasional pada 23 Februari

Tekno | Minggu, 09 Februari 2020 | 06:30 WIB

Empat Raksasa Ponsel China Bersatu Ciptakan Pesaing Google Play

Empat Raksasa Ponsel China Bersatu Ciptakan Pesaing Google Play

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 06:10 WIB

Vivo Siapkan V19 Pro, Punya Dual Punch Hole?

Vivo Siapkan V19 Pro, Punya Dual Punch Hole?

Tekno | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:00 WIB

Kalahkan Apple, Huawei Sabet Peringkat Kedua Penjualan Smartphone 2019

Kalahkan Apple, Huawei Sabet Peringkat Kedua Penjualan Smartphone 2019

Tekno | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:00 WIB

Di Hari Spesial Ini Huawei Nova 7i Resmi Meluncur

Di Hari Spesial Ini Huawei Nova 7i Resmi Meluncur

Tekno | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:28 WIB

Dukung Inovasi Teknologi, Vivo Dirikan 9 Pusat Pengembangan dan Riset Baru

Dukung Inovasi Teknologi, Vivo Dirikan 9 Pusat Pengembangan dan Riset Baru

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB