Lewat Grow with Google, 300 Orang Indonesia Siap Belajar Machine Learning

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 18 Februari 2020 | 14:57 WIB
Lewat Grow with Google, 300 Orang Indonesia Siap Belajar Machine Learning
Logo Google. [Suara.com/Lintang Siltya Utami]

Suara.com - Grow with Google merupakan inisiatif dari Google secara global yang bertujuan untuk menciptakan lebih banyak peluang bisnis lewat berinternet. Terdiri dari berbagai tools gratis untuk mengakses kursus, alat, produk, dan pelatihan tatap muka untuk meningkatkan kemampuan diri.

Inisiasi ini mencakup Gapura Digital, Women Will, Primer, Kormo, Bangkit, Google Developer Groups, Developer Student Clubs, Google for Education, dan Google News Initiative.

Bangkit sendiri adalah program pelatihan terbaru selama enam bulan untuk membangun SDM developer andal. Program ini didesain bersama empat perusahaan teknologi terbaik di Indonesia yaitu Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka.

Pendaftaran untuk angkatan pertama Bangkit digelar pada November 2019 dan tutup pada Desember tahun lalu. Sebanyak 13 ribu peserta telah mendaftar secara gratis, namun hanya 2.500 peserta yang menyelesaikan tes.

"Sebanyak 2.500 orang mengikuti tes yang sangat ketat, seperti matematika, algoritma, programming, dan interview. Semua tes ini dilakukan secara online dan dalam bahasa Inggris," ucap Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia, dalam acara Grow with Google di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Dari 2.500 peserta, sebanyak 300 peserta berhasil lolos dan menjadi gelombang pertama Bangkit. Menurut Jusuf, sebanyak 26 persen peserta merupakan perempuan dan lebih dari setengah dari jumlah peserta berasal dari tiga kota besar di Indonesia.

"Lebih dari seperempat peserta yang terpilih adalah perempuan, dan jumlah ini adalah dua kali lipatnya yang biasa kami lihat dari program-program developers. Selain itu, lebih dari setengah dari jumlah peserta berasal dari tiga kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta," tambah Jusuf.

Namun, beberapa peserta juga ada yang berasal dari wilayah Lombok, Siak, Palembang, Surabaya, Denpasar, hingga Gorontalo.

Program pelatihan dan pendidikan bagi developer ini bertujuan menghasilkan tenaga teknis berkaliber tinggi bagi para startup dan perusahaan kelas dunia di Indonesia.

baca juga

Selain itu, program ini juga untuk memajukan ekosistem teknologi di Indonesia dan mendukung visi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Jalur pembelajaran Bangkit berfokus pada kurikulum machine learning yang disusun berdasarkan Machine Learning Crash Course Google.

Selain modul tersebut dan modul pendahulu seperti Python & Math for ML, Bangkit juga mengadakan pengembangan keterampilan non-teknis yang berpusat pada metodologi pemikiran desain yang mengutamakan sosial serta keahlian lain yang berkaitan dengan pengembangan profesi, seperti kepemimpinan, keahlian dalam wawancara, penulisan resume, hingga prinsip kolaborasi.

Grow with Google di Jakarta, Selasa (18/2/2020). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]
Grow with Google di Jakarta, Selasa (18/2/2020). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]

Kurikulum tersebut akan disampaikan melalui pembelajaran online dan workshop yang diselenggarakan di universitas partner, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Harapan Bangsa. Nantinya, seluruh peserta yang mengikuti Bangkit akan belajar selama enam bulan dan mengikuti ujian kelulusan.

Adapun syarat kelulusan akan mencakup tugas akhir yang diambil dari proyek yang ada di perusahaan partner dan sertifikasi keterampilan. Meskipun Bangkit merupakan program baru di Grow with Google, tidak menutup kemungkinan Bangkit akan mengadakan pendaftaran gelombang kedua di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Gelontorkan Rp 13,6 Miliar untuk 22 Ribu Guru di Indonesia

Google Gelontorkan Rp 13,6 Miliar untuk 22 Ribu Guru di Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2020 | 11:36 WIB

Ringan dan Bisa Dimainkan Lewat GoJek, Google Rilis GameSnacks

Ringan dan Bisa Dimainkan Lewat GoJek, Google Rilis GameSnacks

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 11:15 WIB

Fitur Baru Google Maps Tunjukkan Batas Politik dari Sisi Lokasi Geografis

Fitur Baru Google Maps Tunjukkan Batas Politik dari Sisi Lokasi Geografis

Tekno | Senin, 17 Februari 2020 | 13:00 WIB

Selamatkan dari Miliaran Aplikasi Berbahaya, Simpan Fitur Google Ini

Selamatkan dari Miliaran Aplikasi Berbahaya, Simpan Fitur Google Ini

Tekno | Senin, 17 Februari 2020 | 12:27 WIB

Realme Pastikan Gabung Aliansi Produsen Ponsel Tiongkok untuk Lawan Google

Realme Pastikan Gabung Aliansi Produsen Ponsel Tiongkok untuk Lawan Google

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:54 WIB

Buka 6.000 Tab Google Chrome, Bisa Habiskan RAM Sampai Ratusan GB!

Buka 6.000 Tab Google Chrome, Bisa Habiskan RAM Sampai Ratusan GB!

Tekno | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:50 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×