Kominfo Pantau Pemulihan Jaringan Seluler Usai Banjir Jabodetabek

Liberty Jemadu
Kominfo Pantau Pemulihan Jaringan Seluler Usai Banjir Jabodetabek
Pengendara melintasi banjir yang menggenangi Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Hujan deras sejak Senin dini hari membuat sejumlah daerah di Ibu Kota tergenang banjir. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.)

Kominfo mengatakan per 26 Februari terdapat 502 titik penyedia jaringan seluler yang belum beroperasi norlal akibat banjir Jabodetabek.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memantau pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi setelah dilanda banjir beberapa hari belakangan ini.

"Karena pengalaman sebelumnya, kali ini cukup cepat, tidak perlu saya minta, secara otomatis mereka lakukan itu (pemulihan jaringan)," kata Menteri Kominfo, Johnny Plate, di kompleks kementerian, Rabu sore (26/2/2020).

Hingga pagi ini, Kominfo mendapatkan laporan masih ada beberapa base station yang tidak bisa beroperasi karena masalah pasokan listrik dan wilayah tidak terjangkau genset.

Data Kominfo per 26 Februari menunjukkan terdapat 2,2 persen situs yang mati atau down, atau sejumlah 502 titik. Sementara jumlah titik yang beroperasi normal sebanyak 97,8 persen atau 22.365 titik. Total situs yang tersebar di wilayah Jabodetabek berjumlah 22.867.

Operator seluler menerjunkan tim ke lapangan untuk mengatasi kendala jaringan akibat banjir dan mengerahkan mobile backup power atau genset portabel sebanyak 371 unit. Beberapa titik yang mati mengandalkan situs yang berada di sekitarnya.

Sebelumnya diwartakan bahwa sebagian wilayah Jabodetabek direndam banjir pada Selasa (25/2/2020). Di Jakarta sendiri, lebih dari 200 RW terendam banjir.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS