Via Instagram, Eks Panglima TNI Serukan Salat Berjamaah Lawan Virus Corona

Liberty Jemadu
Via Instagram, Eks Panglima TNI Serukan Salat Berjamaah Lawan Virus Corona
Ketua Umum PB Forki Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan sambutan saat membuka Seleksi Akhir Timnas Inti Karate Asian Games 2018 di Sport Hall Hotel Arra Lembah Pinus, Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (11/6). [Antara/Arif Firmansyah]

Gatot Nurmantyo mengatakan imbauan untuk tidak salat di masjid untuk mencegah penyebaran virus corona baru adalah bentuk fobia terhadap masjid.

Suara.com - Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo lewat media sosial Instagram mengajak umat Muslim untuk beramai-ramai melaksanakan salat berjamaah untuk melawan penyebaran virus corona baru, Sars-Cov-2 pemicu wabah Covid-19.

Lewat akun yang sudah bercentang biru alis terverifikasi asli oleh Instagram, Gatot mengatakan imbauan untuk tidak salat di masjid untuk mencegah penyebaran virus corona baru adalah bentuk fobia.

"Ayo makmurkan masjid dan galakan gerakan sholat berjama'ah untuk minta pertolongan Allah," tulis Gatot di Instagram pada Rabu (18/3/2020).

"Virus corona (covid-19) adalah ciptaan Allah dan yang kena juga atas ketetapan Allah," lanjut Gatot.

Berikut adalah postingan lengkap Gatot Nurmantyo seperti yang dilansir Suara.com dari akun Instagram-nya:

UNTUK KITA RENUNGKAN-

Sepertinya ada yang keliru..?? Di negeri asalnya covid-19-cina, yg penganut paham komunis dan sebagian besar tdk beragama beramai-ramai mendatangi Masjid dan Belajar Berwudhu hingga mengikuti Sholat Berjamaah.
Namun di negeri Mayoritas Muslim justru sebaliknya..?? Mereka beramai-ramai Mengaungkan phobia dgn Masjid. Seakan-akan Masjid sebagai Sumber Penularan Covid-19..?? Lalu apakah mall, lift sarana umum, gereja, vihara, temple,
klenteng "lebih aman" daripada Masjid..??
(Kita harus belajar pd pengurus gereja, vihara & pura/klenteng itu yg Tak Pernah Ada Himbauan untuk Larang warganya untuk beribadah disana). Padahal disana mereka tidak pernah berwudhu..?? Ada apa ini dan pikiran siapa yang mengajak demikian ??? Hingga Umat Islam lupa bahwa Masjid adlh Tempat yang Paling Aman untuk Berlindung dari Segala Bencana..??
Mengapa Umat Islam tidak Menggaungkan Himbauan "Selalu" menjaga Wudhu & Sholat Berjama'ah..?? Wa Allahu'alam bii showab.. Semoga Allah SWT Menjaga dan Memberi Petunjuk Umat dari Segala Kekeliruan.

Aamiiin.
Yaa Robbal 'Alamiin.

AYO MAKMURKAN MASJID & GALAKKAN GERAKAN SHOLAT BERJAMA'AH UNTUK MINTA PERTOLONGAN ALLAH..!!
(Jadikan Sholat & Sabar Sebagai Penolongmu..!!) Virus Corona (covid-19) adalah ciptaan Allah dan yg kena pasti juga atas ketetapan Allah.

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, lewat Instagram mengajak umat Islam melaksanakan Salat Jumat dan Salat Berjamaah, bertolak belakang dari imbauan MUI dan pemerintah. [Instagram/nurmantyo_gatot]
Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, lewat Instagram mengajak umat Islam melaksanakan Salat Jumat dan Salat Berjamaah, bertolak belakang dari imbauan MUI dan pemerintah. [Instagram/nurmantyo_gatot]

Hingga berita ini ditayangkan, postingan Gatot itu sudah dikomentari lebih dari 1.660 kali dan disukai lebih dari 32.000 kali.

Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia sebelumnya telah mengimbau agar publik menjauhi keramaian, bekerja, belajar, dan beribadah di rumah selama wabah virus corona mengancam. Kebijakan yang sama juga sudah diambil oleh negara-negara Muslim lainnya seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Mesir.

MUI juga mengimbau agar masjid-masjid meniadakan Salat Jumat dan menggantikannya dengan Salat Zuhur. Sementara para ulama Al Azhar, Mesir juga telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan tidak digelarnya salah Jumat serta salat berjamaah.

Selain umat Muslim, langkah yang sama juga telah diambil oleh Gereja Katolik. Di Vatikan dan Italia, gereja-gereja kini menggelar misa online. Sementara di Indonesia, sejumlah gereja Protestan telah membatalkan beberapa ibadah mingguan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS