Kena Dampak Wabah Virus Corona, Begini Curhatan Sedih Penjual Keliling

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Kena Dampak Wabah Virus Corona, Begini Curhatan Sedih Penjual Keliling
ilustrasi pedagang kaki lima, jajanan pinggir jalan [shutterstock]

Gerakan #DiRumahAja, demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) berdampak pada pedagang keliling.

Suara.com - Gerakan #DiRumahAja, demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) berdampak pada pedagang keliling, yang menggantungkan biaya hidup sehari-harinya lewat berjualan.

Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang lelaki penjual telur gulung yang biasa berkeliling menjajakan jualannya menggunakan motor. Penjual itu mengaku hampir tidak ada yang membeli telur gulungnya selama seminggu.

Curhatan penjual itu dibagikan oleh akun Twitter @fullmoonfolks pada 25 Maret. Pemilik akun mengunggah foto yang memperlihatkan seorang lelaki berdiri di sebelah motor, dengan tempat untuk menggoreng telur di bagian belakangnya.

Pada bagian belakang motor itu juga tertempel kertas putih dengan tulisan, "Telur gulung Rp 1.000". Dalam curhatannya, penjual itu juga mengaku terpaksa menggoreng semua telurnya setiap hari meski tidak ada yang membeli karena tidak memiliki kulkas untuk menyimpan adonan telur.

"Udah seminggu hampir nggak ada yang beli. Kalau punya kulkas masih enak, taroin aja di situ. Saya nggak punya, jadi saya gorengin semua tiap hari," curhat penjual telur goreng itu seperti yang dicuitkan oleh pemilik akun @fullmoonfolks dalam kolom keterangan.

Curhatan pedagang keliling terdampak virus corona. [Twitter]
Curhatan pedagang keliling terdampak virus corona. [Twitter]

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 13 ribu ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang membagikan informasi bahwa ada banyak orang di luar sana yang menbuka donasi, untuk diberikan kepada penjual keliling yang terpaksa harus berjualan di tengah wabah virus Corona.

"Hi, @Indorelawan saat ini ngebuka donasi teruntuk masyarakat kecil dalam pencegahan COVID-19 yang hasil donasinya akan didistribusikan ke teman-teman pedagang kaki lima, tunawisma, pedagang dan pekerja harian.Yuk spread our positivity," tulis akun @saleypisang.

"Buka media sosial akhir-akhir ini selain bikin parno sama penularan virus Corona, bikin diri ngerasa ditampar juga ya sama kabar yang kayak gini. Beruntung banget ya kita yang bisa stay at home tanpa mikirin gaji dipotong, sedangkan banyak di luar sana yang tetep kerja diluar tapi pendapatan menipis," komentar @Fiikanam.

"Saya juga merasakan, jualan ketroprak, seminggu laku hanya 4 porsi. Tetap ikhtiar dan berserah diri sama Allah," ungkap @anthongozali.

"Galang donasi bang, profesi doi penyelamat masa kecil anak bangsa... Ayolah," tambah @longtimenoweed.

"Lelah banget liat yang kayak gini, pengen bantu tapi ekonomi aku juga pas-pasan. Hal kayak gini nih yang bikin gua bercita-cita buat jadi orang kaya supaya bisa bantu mereka," cuit @alwysright1.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS