Pesan Rahasia Ini Dibawa Robot Penjelajah NASA ke Mars

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Pesan Rahasia Ini Dibawa Robot Penjelajah NASA ke Mars
Robot penjelajah baru NASA, Mars 2020 (Perseverance). [NASA]

Penjelajah yang dijadwalkan akan diluncurkan ke Mars pada Juli ini, membawa lempengan peringatan khusus yang berisi chip silikon kecil.

Suara.com - Penjelajah Mars terbaru milik NASA yang resmi disebut Perseverance memiliki pesan rahasia berbentuk kode yang tercetak di atas badan robot.

Penjelajah berukuran mobil yang dijadwalkan akan diluncurkan ke Mars pada Juli ini, membawa lempengan peringatan khusus yang berisi chip silikon kecil. Isinya lebih dari 10,9 juta nama orang yang berpartisipasi dalam kampanye NASA "Send Your Name to Mars".

Lempeng itu juga menampilkan diagram Bumi, Mars, dan Matahari dengan garis-garis seperti sinar yang memancar secara acak. Jika diteliti, garis berbentuk sinar itu merupakan ejaan untuk kalimat "Explore As One" dalam kode Morse.

"Beberapa dari Anda melihat pesan khusus yang saya bawa ke Mars bersama dengan lebih dari 10,9 juta nama yang Anda semua kirim. 'Explore As One' ditulis dalam kode Morse dalam sinar Matahari, yang menghubungkan Bumi dengan planet lain yang akan saya jelajahi (Mars). Bersama, kami bertahan," cuit akun Twitter @NASAPerseverance pada 31 Maret.

Postingan Nasa perihal misinya ke Mars. [Twitter]
Postingan Nasa perihal misinya ke Mars. [Twitter]

Perseverance diprediksi akan mendarat di dalam Kawah Jezero pada Februari tahun depan. Para ilmuwan meyakini kawah tersebut memiliki danau dan delta sungai.

Perseverance akan menjelajahi kawah untuk melihat tanda-tanda kehidupan di Mars, mencirikan geologi kawasan, dan menguji peralatan eksplorasi generasi berikutnya. Termasuk pengintai helikopter kecil dan sebuah instrumen yang menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang tipis.

Dilansir laman Space.com, Jumat (3/4/2020), Perseverance juga akan memiliki misi lain. Paling utama adalah mengumpulkan dan menyimpan sampel untuk dikirim kembali ke Bumi untuk dianalisis oleh para ilmuwan.

NASA dan Badan Antariksa Eropa akan bekerja sama untuk membawa pulang sampel-sampel ini, yang kemungkinan terjadi pada awal 2031.

Perseverance akan mengikuti jejak pendahulunya, Curiosity yang telah menjelajahi Kawah Gale di Mars sejak Agustus 2012. Curiosity sendiri memiliki misi utama untuk menilai kelayakhunian Kawah Gale di masa lalu.

Desain penjelajah baru ini sendiri terinspirasi oleh Curiosity, dengan beberapa komponen yang telah teruji tetapi juga dengan instrumen ilmiah baru dan bor inti untuk pengambilan sampel. Penjelajah ini juga akan membawa helikopter drone.

Perseverance pun tidak akan hanya berfokus pada masa lalu Planet Merah tetapi juga pada masa depannya. Analisis air bawah permukaan dan karakterisasi berbagai faktor lingkungan dari debu hingga cuaca akan sangat penting dalam perencanaan ekspedisi manusia ke Mars di masa depan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS