Berumur 3.600 Tahun, Lukisan Monyet Biru Ini Menarik Perhatian Ilmuwan

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 01 Mei 2020 | 08:00 WIB
Berumur 3.600 Tahun, Lukisan Monyet Biru Ini Menarik Perhatian Ilmuwan
Lukisan monyet biru karya peradaban Minoa. (YouTube/ YouGoCulture)

Suara.com - Seniman Yunani Kuno ternyata bisa melukis hewan yang mempunyai habitat ribuan kilometer jauhnya dari tempat seniman itu berada. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa Yunani Kuno sudah memiliki koneksi dengan suku-suku lain di berbagai penjuru dunia.

Penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal Antiquity ini mengungkapkan bahwa monyet biru yang dilukis oleh orang Yunani kuno merupakan monyet vervet, spesies monyet endemik dari Afrika Timur.

Dua lukisan monyet yang diteliti ilmuwan merupakan karya dari peradaban Minoa, sebuah peradaban yang masuk wilayah Kreta, sebuah pulau dekat daratan Yunani.

Perdaban Minoa dimulai pada Zaman Perunggu antara tahun 3.000 dan 2.700 SM serta berlangsung sampai 1450 SM.

Lukisan tersebut sampai membuat bingung ilmuwan mengingat bagaimana mungkin orang Yunani Kuno bisa tahu hewan endemik yang tinggal di Afrika Timur sementara jarak antara dua daerah tersebut ribuan kilometer jauhnya.

Lukisan monyet biru dari seniman Yunani Kuno. (Jurnal Antiquity/ B. Urbani)
Lukisan monyet biru dari seniman Yunani Kuno. (Jurnal Antiquity/ B. Urbani)

Penelitian ini dilakukan oleh Bernardo Urbani dari Venezuelan Institute for Scientic Research dan Dionisios Youlatos dari Aristotle University.

Cukup unik, seniman kuno justru memilih warna biru untuk menggambarkan seekor monyet.

Mereka juga menggambar seekor babun dengan paduan warna abu-abu dan cokelat tua.

Dikutip dari IFLScience, ilmuwan meyakini bahwa kelompok primata itu mewakili tanda situs tersebut setelah seniman kuno mengamatinya di daratan Afrika.

baca juga

Berdasarkan penelitian, ilmuwan mencatat bahwa seniman tersebut melihat monyet secara langsung atau berbicara dengan seseorang yang pernah melihat monyet itu sebelumnya.

Lukisan monyet milik suku Yunani Kuno. (Jurnal Antiquity/ B. Urbani)
Lukisan monyet milik suku Yunani Kuno. (Jurnal Antiquity/ B. Urbani)

Lukisan-lukisan ini memberikan pemahaman baru tentang lukisan dinding Minoa yang membuktikan bahwa orang-orang Yunani Kuno memiliki kontak dengan orang-orang, atau setidaknya satwa liar, di Afrika.

Para peneliti menambahkan bahwa persepsi budaya memengaruhi bagaimana warna dikategorikan.

Tentu saja saat itu monyet vervet tidak berwarna biru.

Kemungkinan seniman kuno menganggap biru mirip dengan warna abu-abu lebih tua.

Namun bisa juga mereka menggunakan warna biru dalam "konsteks sakral" seperti yang dilakukan bangsa Mesir Kuno.

Penelitian mengenai lukisan monyet ini membuktikan bahwa masyarakat Yunani Kuno kemungkinan telah saling berhubungan secara luas dengan suku kuno di seluruh dunia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:45 WIB

Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 12:00 WIB

Kelaparan di Hutan, Kampus Unnes Diserbu Puluhan Monyet Liar

Kelaparan di Hutan, Kampus Unnes Diserbu Puluhan Monyet Liar

Jawa Tengah | Selasa, 28 April 2020 | 04:00 WIB

Terkini

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:56 WIB

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:35 WIB

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:19 WIB

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×