Dikira Kosong, Gulungan Laut Mati Ini Ungkap Kebenaran Kisah di Alkitab

Dinar Surya Oktarini, Amelia Prisilia

Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:28 WIB
Dikira Kosong, Gulungan Laut Mati Ini Ungkap Kebenaran Kisah di Alkitab
Gulungan laut mati. [Shutterstock]

Suara.com - Selama ini, gulungan Laut Mati dianggap kosong tanpa berisi pesan apapun. Usai diteliti secara mendalam, terungkap bahwa gulungan tersebut berisi pesan tersembunyi yang ungkap kebenaran salah satu kisah di Alkitab.

Dalam penelitian terbaru yang dilakukan, terungkap bahwa potongan perkamen kuno pada gulungan Laut Mati ini memiliki huruf-huruf yang dijahit rapi dan dapat dibaca dengan jelas.

Mengutip Live Science, gulungan Laut Mati ini ternyata berisi pesan tersembunyi yang rupanya cukup penting dan berharga untuk diteliti seiring berjalannya waktu.

Adalah Joan Taylor, profesor asal-usul Kristen dan Yudaisme yang berasal dari King's College London yang pertama kali menemukan pesan tersembunyi di empat gulungan Laut Mati ini.

Melakukan penelitian dengan kaca pembesar, Joan Taylor menemukan adanya fragmen-fragmen huruf 'lamed' dalam bahasa Ibrani. Dengan penemuan ini, Joan Taylor lalu meneliti gulungan Laut Mati lainnya.

Gulungan Laut Mati. (The University of Manchester)
Gulungan Laut Mati. (The University of Manchester)

Salah satu dari empat fragmen gulungan Laut Mati ini memiliki empat baris teks dengan total 15 hingga 16 huruf yang dapat menjadi satu.

Satu dari kata-kata tersebut merujuk pada kata 'Shabbat' yang adalah bahasa Ibrani untuk 'Sabat'. Sekilas, seluruh gulungan Laut Mati ini berkaitan dengan kisah di Alkitab yaitu pada Kitab Yehezkiel Pasal 46, Ayat 1 sampai 3.

Benar saja, dalam Alkitab, pasal dan ayat tersebut berkisah mengenai kedatangan raja dan ketetapan hari Sabat serta korban bakaran.

Ilustrasi Laut Mati. (pixabay/rdores)
Ilustrasi Laut Mati. (pixabay/rdores)

Sebelumnya, gulungan Laut Mati merupakan 900 manuskrip yang ditulis oleh Yahudi Kuno dan dikenal sebagai Eseni. Gulungan Laut Mati ini ditemukan pertama kali di gua-gua Qumran di Tepi Barat pada 1946 lalu.

baca juga

Untuk penelitan ini, Joan Taylor menggunakan pencitraan multispektral yang mengandalkan panjang gelombang seperti inframerah pada spektrum elektromagnetik untuk menangkap gambar dari gambar yang sulit dilihat.

Penelitian lebih lanjut terus dilakukan untuk memahami pesan tersembunyi apa di balik gulungan Laut Mati yang ditemukan oleh para ilmuwan ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Dimuseumkan, Fragmen Gulungan Laut Mati Ini Ternyata Palsu

Sudah Dimuseumkan, Fragmen Gulungan Laut Mati Ini Ternyata Palsu

Tekno | Rabu, 18 Maret 2020 | 08:50 WIB

Pesan Perdamaian Natal Lewat Wayang Wahyu

Pesan Perdamaian Natal Lewat Wayang Wahyu

Video | Kamis, 26 Desember 2019 | 09:00 WIB

Wanita Muslim Ini Disebut Pahlawan, Bela Keluarga Yahudi yang Dilecehkan

Wanita Muslim Ini Disebut Pahlawan, Bela Keluarga Yahudi yang Dilecehkan

News | Senin, 25 November 2019 | 15:59 WIB

Jejak Peristiwa Mukjizat Yesus Beri Makan 5.000 Orang Ditemukan di Israel

Jejak Peristiwa Mukjizat Yesus Beri Makan 5.000 Orang Ditemukan di Israel

News | Minggu, 27 Oktober 2019 | 17:16 WIB

Terkini

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:37 WIB

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:30 WIB

×