Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:14 WIB
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
Cara menggunakan google maps online/gemini ai

Suara.com - Belum banyak yang memahami bahwa Google Maps offline bisa membantu selama perjalanan, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan kuota internet, karena tetap terkoneksi sesuai peta tujuan.

Sebentar lagi momen Hari Raya Idul Fitri segera tiba, jalur utama akan penuh kendaraan yang dipakai pemudik untuk mudik lebaran 2026. Maka, otomatis jalanan menjadi macet membuat waktu kedatangan menjadi mundur.

Sehingga banyak pengendara mengandalkan Google Maps untuk mencari rute alternatif yang lebih aman, cepat dan bebas macet. Namun, perlu diketahui bahwa memakai bantuan alat tersebut dalam waktu lama bisa menyebabkan boros kuota maupun baterai.

Bahkan, seringkali terkendala susah sinyal karena kadang melewati daerah pegunungan hingga kanan kiri hutan. Sekarang, Anda tidak perlu khawatir sebab sudah ada Google Maps Offline.

Apa Itu Google Maps Offline?

Google Maps offline merupakan fitur untuk mengunduh area peta sesuai permintaan pengguna ke dalam HP sehingga bisa dipakai saat kondisi tanpa kuota internet.

Hal tersebut memungkinkan untuk navigasi berkendara, pencarian tempat maupun rute tetap berfungsi normal meskipun berada di daerah pelosok yang minim sinyal.

Tools tersebut terdiri dari beberapa detail penting yang harus dipahami contohnya seperti fungsi lebih mengarah pada navigasi berkendara, mencari lokasi, melihat peta dasar.

Selain itu, mempunyai keterbatasan berupa nihilnya lalu lintas real time, tidak tersedia rute transportasi umum, sepeda maupun jalan kaki.

Sedangkan untuk penyimpanannya menggunakan memori internal ponsel, lalu peta otomatis akan berfungsi saat sinyal hilang atau lemah.

baca juga

Cara Memakai Google Maps Offline

Dengan adanya Google Maps Offline, Anda dapat mengoperasikannya meskipun tanpa sinyal. Bagi yang masih awam, simak langkah mudah untuk menggunakan tools tersebut.

  • Unduh Area Peta Spesifik

Langkah awal harus dilakukan yaitu dengan memetakan wilayah yang akan dilewati.

Caranya mudah sekali, buka aplikasi Google Maps saat online, lalu klik ikon profil di area pojok kanan atas, setelah itu pilih menu peta offline serta tentukan lokasi yang akan disimpan. Jangan lupa mengarahkan kotak seleksi pada jalur utama maupun alternatif.

Setelah area dipilih, biasanya aplikasi akan memberikan rincian ukuran file, pastikan ruang penyimpanan cukup. Saat sudah terdownload semua, Anda harus memberi nama file peta tersebut seperti Jalur Pantura dan lain-lain.

Perlu Anda ketahui bahwa, peta hasil unduhan berlaku satu tahun dan bisa diupdate otomatis saat ponsel terhubung internet.

  • Simpan Peta di Memori Internal dan Eksternal

Setelah peta berhasil diunduh, Anda dapat memilih untuk menyimpan pada memori internal atau kartu SD. Semakin luas peta, maka membutuhkan ruang penyimpanan yang besar juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin

Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:03 WIB

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:56 WIB

Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan

Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×