Perangi Rasisme, Call of Duty Keluarkan Kebijakan Ini

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:00 WIB
Perangi Rasisme, Call of Duty Keluarkan Kebijakan Ini
Call of Duty Mobile [Activision].

Suara.com - Developer Call of Duty, Infinity Ward, berkomitmen untuk memerangi rasisme yang secara tak sengaja berkembang melalui platform-nya. Berdasarkan keterangan dan cuitan baru dari perusahaan, mereka segera mengeluarkan kebijakan untuk menghukum para player yang terciduk melakukan tindakan rasis.

Pada hari Kamis (04/06/2020), akun Twitter resmi milik Infinity Wark mengeluarkan pengumuman mengenai kebijakan baru mereka.

Pengumuman ini dibuat setelah dua hari lalu mereka juga mengumumkan penundaan peluncuran season anyar pada Modern Warfare dan Call of Duty: Mobile.

Sebagai informasi, Modern Warfare Season 4 dan Call of Duty : Mobile Season 7 telah diundur untuk waktu yang belum ditentukan.

Saat itu mereka mengumumkan dukungan gerakan Black Lives Matter dan menjelaskan bahwa peluncuran season kurang tepat jika dilakukan saat ini.

Tampilan gameplay Call of Duty Warzone. (YouTube/ Call of Duty)
Tampilan gameplay Call of Duty Warzone. (YouTube/ Call of Duty)

Berbagai demonstrasi besar-besaran terjadi pada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat setelah pria kulit hitam, George Floyd (46) mendapatkan kekerasan rasial hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi Minneapolis.

Dia dicekik menggunakan lutut hingga akhirnya meninggal dunia pada hari Rabu (27/5/2020). Video kekerasan berbau rasial itu telah tersebar di internet.

Sebagian besar publisher game ikut mengutuk kejadian itu sehingga mereka juga mengeluarkan kebijakan untuk memerangi rasisme.

Dalam pengumuman terbaru, Infinity Ward berkomitmen menyingkirkan semua konten rasis terutama pada username pengguna di game Call of Duty.

baca juga
Pengumuman dari Infinity Ward yang berkomitmen memerangi konten rasis di Call of Duty. (Twitter/ InfinityWard)
Pengumuman dari Infinity Ward yang berkomitmen memerangi konten rasis di Call of Duty. (Twitter/ InfinityWard)

"Tidak ada tempat untuk konten rasis di game kami. Ini adalah upaya yang kami mulai dengan peluncuran game dan kami perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik. Kami mengeluarkan ribuan larangan kepada username rasis dan berbau kebencian setiap hari," tulis keterangan resmi dari Infinity Ward.

Dikutip dari Euro Gamer, developer Call of Duty berkomitmen untuk menambah sumber daya tambahan agar mereka dapat memantau konten maupun username rasis dari pengguna.

Beberapa kebijakan yang diambil termasuk:

-Menambahkan sistem pelaporan in-game untuk meningkatkan jumlah larangan per jam
-Menambahkan filter dan batasan lebih besar pada perubahan username
-Mengevaluasi peningkatan dalam game untuk mempermudah melaporkan pelanggaran
-Meningkatkan "ban permanen" bagi pengguna yang melakukan pelanggaran berulang

Pengemuman Season Call of Duty diundur. (Twitter/ CallofDuty)
Pengemuman Season Call of Duty diundur. (Twitter/ CallofDuty)

Menurut laporan dari Rock Paper Shotgun, kebijakan ini kemungkinan sebagai tanggapan atas video viral di Reddit.

Video yang dibagikan pada forum Reddit oleh penggemar menampakkan sejumlah besar username Call of Duty yang mengandung cemoohan rasial.

Tak hanya Call of Duty, beberapa game yang cukup terkenal karena memiliki pengguna bahkan "clan rasis" seperti Overwatch dan Mordhau kabarnya juga akan mengeluarkan tindakan khusus.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perangi Rasisme, Michael Jordan Donasikan Rp 1,4 Triliun

Perangi Rasisme, Michael Jordan Donasikan Rp 1,4 Triliun

Sport | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:33 WIB

Overcooked Jadi Game Gratis di Epic Games Store, Buruan Download

Overcooked Jadi Game Gratis di Epic Games Store, Buruan Download

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:00 WIB

Kecanduan Game PUBG, Wanita Ini Kabur Tinggalkan Suami dan Anak

Kecanduan Game PUBG, Wanita Ini Kabur Tinggalkan Suami dan Anak

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:16 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×