Merasa Dipantau, Aplikasi Google Family Link Dihujat Anak-anak

Dinar Surya Oktarini, Amelia Prisilia

Senin, 08 Juni 2020 | 06:02 WIB
Merasa Dipantau, Aplikasi Google Family Link Dihujat Anak-anak
Aplikasi Google Family Link. (HiTekno/Amelia Prisilia)

Suara.com - Aplikasi Google Family Link dibuat khusus untuk orangtua agar dapat memantau anaknya dalam menggunakan HP dan internet. Dianggap baik, aplikasi ini justru dianggap ancaman bagi anak-anak. Pada kolom komentar, aplikasi ini mendapat berbagai hujatan.

Mengutip laman Google, Google Family Link adalah salah satu fitur Google yang dapat digunakan oleh keluarga. Dengan aplikasi ini, orangtua dapat mengatur dan mengawasi beberapa hal yang dilakukan oleh sang anak dengan HP yang ia gunakan.

Beberapa hal yang bisa dikontrol oleh orangtua melalui aplikasi Google Family Link adalah penggunaan Google Play Store, Google Chrome, Google Search, hingga lokasi yang digunakan perangkat tersebut.

Sangat ampuh untuk memantau aktivitas anak dengan perangkat yang ia gunakan. Google Family Link memungkinkan akses orangtua pada aktivitas Google sang anak.

Aplikasi Google Family Link pada dasarnya bertujuan baik dan dapat digunakan oleh orangtua untuk memantau anaknya demi penggunaan perangkat yang bermanfaat untuk belajar, bermain dalam hal positif.

Aplikasi Google Family Link. (HiTekno/Amelia Prisilia)
Aplikasi Google Family Link. (HiTekno/Amelia Prisilia)

Namun, tujuan baik aplikasi ini justru dianggap mengancam oleh anak-anak. Berbagai komentar pedas dan hujatan lalu mendominasi kolom komentar aplikasi ini di Google Play Store.

''Saya minta tolong sebagai anak saya tidak bisa update Free Fire saya karena aplikasi ini. Kenapa aplikasi ini membuat saya tersiksa! Untuk pihak Google, tolong sekali blokir aplikasi nggak jelas ini. Dan asal pihak Google tahu, permasalahan seperti ini bisa juga terdampak kepada kepolisian!'' tulis netizen.

''Saya sebagai anak juga tersiksa karena setiap saya mau download saya harus memberi tahu orangtua dulu, jadi saya malas dengan aplikasi ini. Saya juga dibatasin main Free Fire'' ungkap akun lainnya.

Aplikasi Google Family Link. (HiTekno/Amelia Prisilia)
Aplikasi Google Family Link. (HiTekno/Amelia Prisilia)

''Aplikasi apa ini sama sekali tidak berguna. Masa waktu saya main HP dibatesin! Nggak adil tahu! Mending ini aplikasi dikeluarin aja dari Play Store dan App Store! Jangan install aplikasi ini guys! Aplikasi nggak guna'' komentar akun lainnya.

baca juga

Walaupun banjir hujatan karena dianggap mengancam, aplikasi Google Family Link ini telah diunduh sebanyak lebih dari 5 juta kali.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Tengah Mencari Solusi Terkait Wallpaper Bahaya yang Viral

Google Tengah Mencari Solusi Terkait Wallpaper Bahaya yang Viral

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 17:27 WIB

Tak Ada SIKM, Warga Wonogiri Ini Modal Google Maps Buat Balik ke Tangerang

Tak Ada SIKM, Warga Wonogiri Ini Modal Google Maps Buat Balik ke Tangerang

Jawa Tengah | Minggu, 07 Juni 2020 | 13:25 WIB

Diunduh 10 Juta Kali, Draw Joust! Jadi Game Populer Android

Diunduh 10 Juta Kali, Draw Joust! Jadi Game Populer Android

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2020 | 18:40 WIB

Lancar Debat di Twitter Pakai Bahasa Inggris dengan Google Keyboard

Lancar Debat di Twitter Pakai Bahasa Inggris dengan Google Keyboard

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 17:25 WIB

Terkini

4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!

4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:15 WIB

5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan

5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:14 WIB

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

×