Penampakan Gerhana Matahari Cincin dari Luar Angkasa

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Rabu, 24 Juni 2020 | 21:05 WIB
Penampakan Gerhana Matahari Cincin dari Luar Angkasa
Fenomena alam gerhana matahari sebagian yang diabadikan di Banda Aceh, Aceh, Minggu (21/6/2020). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Gerhana Matahari Cincin sukses membuat terpukau pada 21 Juni 2020 lalu, tidak hanya memukau penghuni Bumi, Gerhana Matahari Cincin juga memukau para astronot yang bertugas di luar angkasa.

Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin yang terjadi di Bumi, seorang astronot NASA, Chriss Cassidy memotret fenomena ini dari International Space Station atau ISS.

Hasil tangkapannya ini lalu ia unggah ke Twitter pribadi miliknya @Astro_SEAL. Terjadi tepat di Hari Ayah, Chriss Cassidy menuliskan harapannya terkait fenomena yang ia saksikan dari luar angkasa ini.

"Pemandangan super keren gerhana saat kami melintasi China pagi ini. Cara yang bagus untuk terbangun di Hari Ayah. Semoga semua ayah di dunia harinya baik," tulisnya.

Jika di Bumi, perbedaan Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total adalah hal yang berbeda. Melansir CNET, dari luar angkasa kedua fenomena ini nampak sama.

Gerhana Matahari Cincin dari luar angkasa. (twitter/Astro_SEAL)
Gerhana Matahari Cincin dari luar angkasa. (twitter/Astro_SEAL)

Dari luar angkasa, terlihat bayangan berbentuk Bulan yang melingkupi permukaan Bumi hingga nampak gelap layaknya langit mendung dari Bumi.

Menurut keterangan Chriss Cassidy, saat fenomena Gerhana Matahari Cincin terjadi di Bumi, dirinya bersama 4 astronot lainnya sedang berada di ISS pada jarak 400 kilometer di atas Bumi.

Walaupun tidak menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Cincin ini secara langsung dengan kaki yang memijak Bumi, deretan astronot yang menjadi saksi fenomena ini rupanya tetap takjub dan terpukau dengan penampakannya.

Gerhana Matahari Cincin dari luar angkasa. (twitter/Astro_SEAL)
Gerhana Matahari Cincin dari luar angkasa. (twitter/Astro_SEAL)

Gerhana Matahari Cincin sendiri terjadi saat Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi. Karena posisi Bulan yang tidak terlalu dekat, Bumi pada 21 Juni 2020 hanya merasakan Gerhana Matahari Cincin bukan Gerhana Matahari Total.

baca juga

Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 21 Juni 2020 lalu ini dapat disaksikan di Indonesia dan disiarkan secara live melalui kanal YouTube Lapan Kupang.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Bakal Ganti Komponen Penting Stasiun Luar Angkasa ISS

NASA Bakal Ganti Komponen Penting Stasiun Luar Angkasa ISS

Tekno | Senin, 22 Juni 2020 | 20:15 WIB

Begini Penampakan Gerhana Matahari Cincin di Indonesia

Begini Penampakan Gerhana Matahari Cincin di Indonesia

Foto | Senin, 22 Juni 2020 | 06:31 WIB

5 Mitos Gerhana Matahari Cincin di Berbagai Negara

5 Mitos Gerhana Matahari Cincin di Berbagai Negara

Video | Minggu, 21 Juni 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:27 WIB

×