Ilmuwan Ungkap Alasan Kedua Sisi Bulan Berbeda

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Senin, 29 Juni 2020 | 14:55 WIB
Ilmuwan Ungkap Alasan Kedua Sisi Bulan Berbeda
Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)

Suara.com - Bulan memiliki dua sisi, yaitu sisi dekat yang selalu menghadap ke arah Bumi dan dipenuhi oleh maria (atau mare) dan sisi jauh Bulan.

Sisi jauh Bulan ini juga sering disebut sebagai sisi gelap dalam artian tidak terlihat. Sisi jauh Bulan memiliki kerak yang lebih tebal dan lebih tua serta dipenuhi dengan lebih banyak kawah-kawah kecil.

Laporan baru yang diterbitkan di Nature Geoscience, para ilmuwan mengungkap penjelasan mengapa kedua sisi Bulan yang sangat berbeda. Para ilmuwan menyebut bahwa luasnya maria atau "laut" Bulan, pada sisi yang dekat disebabkan oleh komposisi kimiawi dari magma yang membentuknya.

Diberi nama maria dari kata Latin yang berarti "laut" oleh astronom zaman dulu yang mengira bahwa itu adalah lautan. Maria terlihat lebih gelap daripada "dataran tinggi" karena kompisisi kimia yang kaya akan besi.

Maria Bulan adalah dataran basalt yang luas dan gelap, dibentuk oleh pembekuan dari magma yang disebabkan oleh letusan gunung berapi purba yang menutupi 31 persen permukaan sisi dekat.

Dibandingkan dengan permukaan Bulan lainnya, itu kaya akan KREEP, akronim yang merupakan singkatan dari Kalium (K), unsur tanah yang langka, dan Fosfor (P). Itu juga memiliki banyak Uranium dan Thorium yang bersifat radioaktif.

Tim ilmuwan percaya bahwa campuran khusus ini memungkinkan pembentukan maria. Unsur radioaktif melepaskan banyak panas dan ini menyebabkan batuan menjadi meleleh. KREEP membuat titik leleh untuk batu-batu itu lebih rendah dan lava mengalir melintasi sisi dekat Bulan.

"Karena relatif kurangnya proses erosi, permukaan Bulan menunjukkan peristiwa geologis dari sejarah awal tata surya. Secara khusus, daerah di sisi dekat Bulan memiliki konsentrasi unsur radioaktif seperti Uranium dan Thorium tidak seperti sisi lain di Bulan. Memahami asal usul pengayaan Uranium dan Thorium ini dapat membantu menjelaskan tahap awal pembentukan Bulan dan kondisi di Bumi awal," ucap Matthieu Laneuvillr dari Earth-Life Science Institute, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (29/6/2020).

Peta geologis Bulan. [Astropedia.astrogeology.usgs.gov]
Peta geologis Bulan. [Astropedia.astrogeology.usgs.gov]

Sementara maria di sisi jauh Bulan lebih sedikit dan lebih sempit, di mana hanya sedikit banjir magma yang terjadi.

Bulan diyakini telah terbentuk tepat setelah pembentukan Bumi ketika sebuah planetoid seukuran Mars menghantam Bumi awal, membuatnya melemparkan banyak material ke orbit. Setengah dari material itu kembali ke Bumi, sementara sisanya berakhir menjadi Bulan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kompisisi khusus maria telah berperan dalam evolusi umum satelit alami Bumi. Aktivitas gunung berapi berlangsung lebih lama di sana daripada di dataran tinggi yang lebih reflektif, menciptakan fitur Bulan yang bisa dilihat saat ini.

Ilmuwan menduga bahwa proses ini mungkin tidak hanya terjadi di Bulan dan mungkin ditemukan pada benda lain di tata surya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkenal Dingin, Ilmuwan Ungkap Awal Pembentukan Pluto

Terkenal Dingin, Ilmuwan Ungkap Awal Pembentukan Pluto

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2020 | 07:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Penyebab Kehilangan Penciuman pada Pasien Covid-19

Ilmuwan Ungkap Penyebab Kehilangan Penciuman pada Pasien Covid-19

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 21:25 WIB

Bulan Keenam Jupiter Berpotensi Mengandung Lautan Layak Huni

Bulan Keenam Jupiter Berpotensi Mengandung Lautan Layak Huni

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 20:30 WIB

Peneliti Ungkap Kemungkinan Mendapat Energi dari Lubang Hitam

Peneliti Ungkap Kemungkinan Mendapat Energi dari Lubang Hitam

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 09:30 WIB

Ilmuwan Teliti Daya Tahan Antibodi Covid-19

Ilmuwan Teliti Daya Tahan Antibodi Covid-19

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:15 WIB

Keren! Ilmuwan Teliti Cara Deteksi Covid-19 dengan Tes Air Liur

Keren! Ilmuwan Teliti Cara Deteksi Covid-19 dengan Tes Air Liur

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 14:50 WIB

Terkini

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:50 WIB

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran

Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:17 WIB

7 HP Gaming Murah Terbaru di Indonesia Q2 2026: Spek Gahar, Skor AnTuTu hingga 2 Juta

7 HP Gaming Murah Terbaru di Indonesia Q2 2026: Spek Gahar, Skor AnTuTu hingga 2 Juta

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

12 Hero Counter Cici Mobile Legends Paling Ampuh untuk Bungkam Mekanik Yoyo

12 Hero Counter Cici Mobile Legends Paling Ampuh untuk Bungkam Mekanik Yoyo

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 14:40 WIB

Redmi Diprediksi Siapkan Lini HP Murah Anyar, Varian 'R' Sasar Segmen Gaming?

Redmi Diprediksi Siapkan Lini HP Murah Anyar, Varian 'R' Sasar Segmen Gaming?

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 14:40 WIB

Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!

Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB

HP Gaming Murah Anyar, Nubia Neo 5 Pro Andalkan RAM 12 GB dan Layar OLED

HP Gaming Murah Anyar, Nubia Neo 5 Pro Andalkan RAM 12 GB dan Layar OLED

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 14:20 WIB