Peneliti Ungkap Kemungkinan Mendapat Energi dari Lubang Hitam

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Juni 2020 | 09:30 WIB
Peneliti Ungkap Kemungkinan Mendapat Energi dari Lubang Hitam
Ilustrasi lubang hitam (Shutterstock).

Suara.com - Tidak banyak yang diketahui tentang lubang hitam hingga saat ini. Namun, fenomena dengan teori aneh yang dikenal sebagai Proses Penrose, menyarankan cara untuk mengekstrak energi dari lubang hitam yang berputar. Kini, para ilmuwan telah menemukan cara untuk menunjukkan bahwa hal itu adalah sesuatu yang memungkinkan.

Secara teori, para ilmuwan tentu tidak bisa membuat lubang hitam di dalam laboratorium penelitian, tetapi para ahli dari Universitas Glasgow dapat menggunakan suara gelombang. Temuan yang dilaporkan dalam Nature Physics ini menunjukkan bahwa sangat mungkin untuk mengekstraksi energi dari sistem rotasi.

Pencetus teori Proses Penrose, Roger Penrose, pertama kali mengusulkan bagaimana mungkin menggunakan lubang hitam sebagai generator pada 1969. Pendekatan ini memiliki sepotong materi atau benda yang ditempatkan di orbit tertentu tidak dalam horizon peristiwa lubang hitam, tetapi di dalam ruang berputar atau di wilayah waktu yang mengelilinginya, yang disebut ergosphere.

Penrose menyadari bahwa itu adalah hal yang mungkin untuk "mencuri" sebagian energi rotasi dengan memisahkan materi menjadi dua dan mengatur agar satu bagian jatuh ke lubang hitam pada lintasan tertentu, dengan bagian lainnya keluar dari lubang hitam.

Potongan yang lolos akan memiliki lebih banyak energi daripada saat awal dimasukkan. Kemudian dua tahun kemudian, Yakov Zel'dovich menunjukkan bahwa manusia tidak perlu memiliki lubang hitam yang sebenarnya untuk membuktikan bahwa silinder yang memantulkan cahaya dapat menunjukkan efek serupa.

Namun, ada satu kendala, yaitu silinder harus berputar satu miliar kali per detik untuk membuatnya bekerja.

Hampir 50 tahun kemudian, teknologinya masih belum ada untuk menguji teori tersebut, tetapi para ilmuwan telah menemukan cara untuk menguji fenomena ini dengan suara.

Para ahli menciptakan gelombang suara bengkok dengan dering speaker dan membuatnya berinteraksi dengan disk yag berputar. Fenomena ini didasarkan pada pergeseran Doppler dan diamati ketika sumber gelombang bergerak relatif terhadap pengamat.

"Versi linear dari efek Doppler sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang karena fenomena yang terjadi ketika nada sirine ambulans nampak meningkat ketika mendekati pendengar tetapi turun saat menghindar. Tampaknya naik gelombang suara mencapai pendengar lebih sering ketika ambulans mendekat, kemudian lebih jarang ketika lewat," ucap Marion Cromb, penulis utama penelitian, seperti dikutip dari IFL Science, Kamis (25/6/2020).

baca juga
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]

Cromb menambahkan bahwa efek Doppler rotasi serupa, tetapi efeknya terbatas pada ruang melingkar.

"Gelombang suara memutar mengubah nada mereka ketika diukur dari sudut pandang permukaan yang berputar. Jika permukaan berputar cukup cepat maka frekuensi suara dapat melakukan sesuatu yang aneh, itu dapat beralih dari frekuensi positif ke negatif, dan dengan melakukan itu 'mencuri' energi dari rotasi permukaan," tambah Cromb.

Para ilmuwan mengatakan bahwa setelah dapat mengkonfirmasi teori setengah abad, para ahli tertarik untuk mengeksplorasi di masa depan bagaimana mereka dapat menyelidiki efek pada sumber yang berbeda, seperti gelombang elektromagnetik.

Saat ini, tim ahli belum cukup maju untuk benar-benar mendapatkan energi dari lubang hitam yang berputar, tetapi teknologi ini dapat memiliki beberapa aplikasi pengembangan yang menjanjikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelilti: Negara Ini Kurang Peduli dengan Perubahan Iklim

Penelilti: Negara Ini Kurang Peduli dengan Perubahan Iklim

Tekno | Rabu, 24 Juni 2020 | 12:40 WIB

Ilmuwan Teliti Daya Tahan Antibodi Covid-19

Ilmuwan Teliti Daya Tahan Antibodi Covid-19

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:15 WIB

Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Sehat Mengalami Diabetes?

Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Sehat Mengalami Diabetes?

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:55 WIB

Keren! Ilmuwan Teliti Cara Deteksi Covid-19 dengan Tes Air Liur

Keren! Ilmuwan Teliti Cara Deteksi Covid-19 dengan Tes Air Liur

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 14:50 WIB

Cegah Penularan pada Manusia, Mink Terinfeksi Covid-19 Dimusnahkan

Cegah Penularan pada Manusia, Mink Terinfeksi Covid-19 Dimusnahkan

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:35 WIB

Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19

Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 06:10 WIB

Terkini

Drakor Bisa Kenalkan Budaya Korea pada Dunia, Kenapa Indonesia Belum?

Drakor Bisa Kenalkan Budaya Korea pada Dunia, Kenapa Indonesia Belum?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:40 WIB

Kelme Kenalkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru dan Kuncup Melati Punya Makna Khusus

Kelme Kenalkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru dan Kuncup Melati Punya Makna Khusus

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:35 WIB

8 Liquid Sunscreen yang Tidak Menyumbat Pori, Tekstur Ringan dan Nyaman untuk Kulit

8 Liquid Sunscreen yang Tidak Menyumbat Pori, Tekstur Ringan dan Nyaman untuk Kulit

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:32 WIB

Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare

Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:28 WIB

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:12 WIB

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 12:08 WIB

×