Pabrik iPhone di India Diguyur Rp 14,5 Triliun

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Pabrik iPhone di India Diguyur Rp 14,5 Triliun
Ilustrasi pabrik Foxconn. [Foxconn]

Foxconn dikabarkan segera menginvestasikan dana tak kurang dari 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 14,5 triliun.

Suara.com - Foxconn dikabarkan segera menginvestasikan dana tak kurang dari 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 14,5 triliun untuk mengembangkan pabrik iPhone di Sriperumbudur, India.

Seperti yang telah diketahui, Foxconn merupakan perusahaan manufaktur yang ditunjuk Apple untuk merakit ponsel-ponsel lansiran mereka.

Mulanya, Foxconn memiliki pabrik perakitan yang cukup besar di China. Seiring disahkannya undang-undang baru yang mewajibkan perusahaan di negara tersebut untuk berbagi data dengan pemerintah China, Apple mulai waspada.

Dengan kebijakan baru tersebut, Apple jelas merasa keberatan karena tidak ingin data internal perusahaan disebar ke pemerintah China.

Layar iPhone. [Shutterstock]
Layar iPhone. [Shutterstock]

Sebagaimana lansiran GSM Arena, Senin (13/7/2020), Foxconn dan Apple berencana mengalihkan aktivitas produksi iPhone di Negeri Bollywood.

Tak hanya berinvestasi, Foxconn juga berencana menambah 6 ribu pekerja untuk pabrik mereka di Sriperumbudur agar bisa menggenjot produksi iPhone.

Sumber internal Foxconn yang tidak disebutkan namanya mengatakan, beberapa tipe iPhone, termasuk iPhone XR mulai diproduksi di sana.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS