Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:51 WIB
Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan
Logo Call of Duty. (YouTube/ Call of Duty)
baca 10 detik

Mantan animator Infinity Ward ungkap tekanan Activision buat konten sensitif Iran-Israel.

Developer Call of Duty menolak ide tersebut karena dianggap terlalu mengeksploitasi perang.

Tim ingin pemain merasakan kengerian perang, bukan sekadar menikmati kekerasan visual.

Suara.com - Call of Duty merupakan salah satu game FPS populer dengan puluhan juta pengguna aktif setiap bulannya. Cukup menggegerkan, developer Call of Duty ternyata hampir menggarap ide cerita mengenai Iran menyerang Israel.

Meski begitu, setelah berbagai pertimbangan, developer memutuskan untuk tidak mengangkat latar cerita tersebut.

Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Chance Glasco, salah satu pendiri sekaligus mantan kepala animator di Infinity Ward.

Menurutnya, ide kontroversial ini datang langsung dari publisher raksasa, Activision.

Melalui unggahan di platform X, Glasco mengungkapkan bahwa setelah beberapa anggota kunci Infinity Ward keluar untuk mendirikan Respawn Entertainment, ada "tekanan yang sangat canggung dari Activision" agar seri Call of Duty berikutnya berfokus pada skenario Iran menyerang Israel.

Ini mengindikasikan bahwa game yang dimaksud kemungkinan adalah Modern Warfare 3 yang rilis pada 2011.

Pengungkapan itu dipicu oleh postingan resmi Gedung Putih yang menggunakan cuplikan game Call of Duty untuk mempromosikan operasi militer gabungan mereka.

Namun, ide tersebut mentah-mentah ditolak. Glasco menegaskan bahwa proposal itu langsung dimentahkan karena "sebagian besar pengembang merasa jijik dengan ide tersebut."

Bagi tim developer orisinal Infinity Ward, ada garis yang tidak ingin mereka lewati.

baca juga

Visi mereka justru berlawanan: menunjukkan kengerian perang, bukan mengeksploitasinya untuk sensasi.

Mengutip GameSpot, Glasco mencontohkan misi legendaris sekaligus kontroversial "No Russian" dari Modern Warfare 2, di mana pemain ikut dalam pembantaian warga sipil di bandara.

Misi tersebut, menurutnya, dirancang untuk tujuan yang lebih dalam. "Dengan game COD awal, kami ingin sering mengingatkan orang bahwa perang itu mengerikan dan bukan hanya permainan video," jelas Glasco.

Tujuannya bukan untuk membuat pemain menikmati kekerasan, melainkan sebaliknya.

"Kami ingin pemain merasa jijik, dan kami sengaja berusaha membuat mereka benar-benar merasa buruk tentang perang."

Reaksi pemain saat uji coba membuktikan hal itu; banyak yang terdiam dan meletakkan controller, menolak melanjutkan.

Reaksi inilah yang dianggap tim developer sebagai sebuah keberhasilan dalam menyampaikan pesan anti-perang mereka.

Kisah ini membuka tabir tentang tarik-ulur antara visi kreatif pengembang game dan agenda komersial publisher.

Sementara Activision mungkin melihat potensi plot yang laris, Infinity Ward justru ingin mempertahankan integritas artistik mereka untuk menyampaikan pesan lebih bermakna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!

Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:59 WIB

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:53 WIB

61 Kode Redeem FF Terbaru 7 Maret 2026: Klaim SG Gurun, Peluang THR 6 M, dan XM8

61 Kode Redeem FF Terbaru 7 Maret 2026: Klaim SG Gurun, Peluang THR 6 M, dan XM8

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:04 WIB

FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?

FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×