Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun

Liberty Jemadu | Lintang Siltya Utami
Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun
Ilustrasi mamut (Shutterstock).

Mamut berbulu diperkirakan telah punah sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Suara.com - Ilmuwan Rusia menemukan kerangka mamut atau mammoth, genus gajah purba berbulu yang telah punah, dari sebuah danau di Siberia utara. Fosil itu ditemukan dalam kondisi sangat terawat, nyaris utuh.

Fragmen kerangka awalnya ditemukan oleh penggembala rusa setempat di dangkal Danau Pechevalavato di wilayah Yamalo-Nenets. Para ahli menemukan sebagian tengkorak hewan, rahang bawah, beberapa tulang rusuk, dan potonga kaki dengan otot masih utuh.

Mamut berbulu diperkirakan telah punah sekitar 10.000 tahun yang lalu, meskipun para ilmuwan percaya sekelompok kecil dari hewan itu mungkin masih hidup lebih lama di Alaska dan di Pulau Wrangel Rusia.

Stasiun televisi Rusia pada Jumat (24/7/2020) juga mendokumentasikan para ilmuwan yang sedang mencari fragmen kerangka di tepi danau.

Para ilmuwan menemukan lebih banyak tulang dan fragmen besar yang menonjol dari lumpur. Tim mengatakan itu akan membutuhkan waktu yang signifikan dan peralatan khusus untuk memulihkan sisa kerangka.

Menurut Yevgeniya Khozyainova dari Shemanovsky Institute di Salekhard mengatakan bahwa menemukan kerangka lengkap mamut relatif jarang. Temuan semacam itu memungkinkan para ilmuwan untuk memperdalam pemahaman tentang mamut.

Dilansir dari Phys.org beberapa bangkai mamut beku yang terpelihara dengan baik sebelumnya banyak ditemukan di permafrost Siberia utara. Sayangnya kini fosil-fosil purba itu terancam karena pemanasan global membuat permafrost lebih cepat meleleh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS