Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Kamis, 30 Juli 2020 | 09:04 WIB
Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara
Global warming di Arktik, Kutub Utara. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan bahan kimia umum yang dijuluki "bahan kimia selamanya" karena kecenderungan mampu bertahan di lingkungan dalam waktu lama. Untuk pertama kalinya terdeteksi di air laut Kutub Utara, dan dikenal sebagai PFAS (per and polyfluoroalkyl substances).

Bahan PFAS umumnya digunakan dalam banyak produk rumah tangga. Sementara efek PFAS pada kesehatan manusia masih diperdebatkan, bahan ini telah terdeteksi di masa lalu dalam makanan dan air minum, serta banyak saluran air.

Lapisan es Arktik di Kutub Utara. (NASA)
Lapisan es Arktik di Kutub Utara. (NASA)

Dalam kasus perairan Kutub Utara, para ilmuwan mendeteksi 29 PFAS berbeda yang masuk dan keluar dari Samudera Arktik dan yang mengkhawatirkan, satu senyawa disebut HFPO-DA yang seharusnya kurang persisten, telah diidentifikasi di perairan ini untuk pertama kalinya.

HFPO-DA (hexafluoropropylene oxide-dimer acid) pada awalnya dikembangkan sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dari PFAS yang disebut PFOA (perfluorooctanoic acid). Tetapi sekarang bahan ini sedang dalam pengawasan untuk kerusakan yang berpotensi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Ini adalah pertama kalinya HFPO-DA terbukti melakukan perjalanan jarak jauh dan muncul di Arktik.

Para ahli mengambil sampel air dari Selat Fram yang terletak di antara Svalbard dan Greenland, penghubung utama antara Samudera Arktik dan Samudera Atlantik. Ilmuwan menemukan bahwa zat-zat yang lama dan baru muncul di sini memprihatinkan, tetapi penelitian telah memberikan wawasan baru tentang cara bahan kimia ini beredar.

"Profil kedalaman PFAS di Selat Fram menunjukkan bahwa pengetahuan tentang sirkulasi laut, stratifikasi vertikal dan lateral, serta proses pencampuran fisik sangat penting untuk memahami distribusi skala besar dan nasib PFAS," tulis para ilmuwan dalam makalah yang diterbitkan.

Tingkat PFAS yang lebih tinggi terdeteksi dalam air yang keluar dari Samudera Arktik dibandingkan dengan air mengalir dari Atlantik Utara, menunjukkan zat-zat ini datang melalui sumber-sumber di atmosfer daripada di laut.

Ada lebih dari 5.000 PFAS dan beberapa dari bahan itu sebelumnya telah dikaitkan dengan penyakit hati dan kanker. Karena itulah banyak dari bahan tadi telah dihapus dan tidak lagi digunakan di pabrik. Penelitian ini sendiri telah dipublikasikan dalam Environmental Science & Technology.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan

5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bagaimana Urutan Pakai Bedak Tabur dan Bedak Padat yang Benar untuk Menghasilkan Makeup Tahan Lama?

Bagaimana Urutan Pakai Bedak Tabur dan Bedak Padat yang Benar untuk Menghasilkan Makeup Tahan Lama?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Parfum Evangeline Black Musk Tahan Berapa Lama? Intip Perbedaan di EDP dan Extrait

Parfum Evangeline Black Musk Tahan Berapa Lama? Intip Perbedaan di EDP dan Extrait

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:42 WIB

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Apakah Lip Crayon Make Over Tahan Lama? Ini Keunggulan dan Pilihan Warnanya

Apakah Lip Crayon Make Over Tahan Lama? Ini Keunggulan dan Pilihan Warnanya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kulit Berminyak Bukan Halangan, Ini Rahasia Makeup Tahan Lama dan Bebas Kilap

Kulit Berminyak Bukan Halangan, Ini Rahasia Makeup Tahan Lama dan Bebas Kilap

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Cara Pakai Skintint Somethinc agar Tahan Lama, Perhatikan 3 Langkah Ini

Cara Pakai Skintint Somethinc agar Tahan Lama, Perhatikan 3 Langkah Ini

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Terkini

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:43 WIB

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 20:32 WIB

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:28 WIB

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:26 WIB

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

×