Terungkap Penyebab Pendinginan Global 13.000 Tahun Lalu dan Punahnya Mamut

Dythia Novianty

Minggu, 02 Agustus 2020 | 20:00 WIB
Terungkap Penyebab Pendinginan Global 13.000 Tahun Lalu dan Punahnya Mamut
Ilustrasi Mamut. [Pixabay]

Suara.com - Bumi mendingin dengan cepat 13.000 tahun lalu dan alasan di balik ini adalah serangkaian letusan gunung berapi yang menyebabkan suhu global rata-rata turun 3° C. Sebelumnya, diyakini bahwa dampak meteorit bertanggung jawab, tetapi sebuah studi baru menemukan ini tidak benar.

Teori-teori sebelumnya didasarkan pada temuan geologis yang secara keliru dikaitkan dengan pendaratan batuan dari luar angkasa.

Namun, analisis baru dari sedimen batuan menunjukkan bahwa mereka justru datang dari jauh di dalam Bumi dan diproyeksikan ke permukaan melalui letusan dahsyat.

Periode pendinginan dunia dikenal sebagai Younger Dryas dan dikaitkan dengan pemukim manusia purba, serta kepunahan mamut berbulu.

Rekan penulis studi, Profesor Alan Brandon, dari University of Houston, mengatakan bahwa karya ini menunjukkan tanda geokimia yang terkait dengan peristiwa pendinginan tidak unik, tetapi terjadi empat kali antara 9.000 dan 15.000 tahun yang lalu.

"Jadi, pemicu untuk acara pendinginan ini tidak datang dari luar angkasa. Bukti geokimia sebelumnya untuk sebuah meteor besar yang meledak di atmosfer, sebaliknya mencerminkan periode letusan gunung berapi besar," terangnya dilansir Dailymail, Minggu (2/8/2020).

Letusan gunung berapi menyebarkan partikel ke atmosfer, yang memantulkan energi panas dari sinar matahari, menjauh dari permukaan.

Suatu periode 'pendinginan global' dapat mengikuti ledakan gunung berapi selama satu hingga lima tahun, tergantung pada kerangka waktu dan skala letusan.

Rekan penulis Profesor Steven Forman, dari Baylor University di AS, mengatakan bahwa The Younger Dryas, yang terjadi sekitar 13.000 tahun lalu, mengganggu pemanasan yang berbeda pada akhir zaman es terakhir.

baca juga

"Iklim Bumi mungkin berada pada titik kritis di Younger Dryas, mungkin dari pelepasan lapisan es ke Samudra Atlantik Utara, peningkatan tutupan salju dan letusan gunung berapi yang kuat yang mungkin dalam kombinasi menyebabkan pendinginan Belahan Bumi Utara yang intens," jelasnya.

Analisis bahan kimia yang ditemukan di tanah di Hall's Cave di Texas Hill Country menemukan jejak unsur langka, termasuk osmium, iridium, ruthenium, platinum, palladium, dan renium.

Namun, mereka tidak dalam jumlah yang 'benar', telah ditambahkan oleh meteor atau asteroid.

Sebaliknya, geosignatures menunjukkan asal vulkanik, bukan ekstraterestrial.

Rekan penulis Dr Kenneth Befus juga di Baylor University menambahkan bahwa tanda ini kemungkinan merupakan hasil dari letusan besar di belahan bumi utara, termasuk gunung berapi di Aleutians, Cascades dan bahkan Eropa.

Para ahli mengatakan bahwa periode pendinginan berlangsung sekitar 1.200 tahun, terlalu lama disebabkan oleh satu peristiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun

Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:58 WIB

Arkeolog Temukan Kuburan Raksasa Berisi 60 Mamut

Arkeolog Temukan Kuburan Raksasa Berisi 60 Mamut

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 05:59 WIB

Ilmuwan Jepang Hidupkan Kembali Sel Mamut Berusia 28.000 Tahun

Ilmuwan Jepang Hidupkan Kembali Sel Mamut Berusia 28.000 Tahun

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:22 WIB

Punah Ribuan Tahun Silam, Sel-sel Mamut Dibangkitkan dari Kematian

Punah Ribuan Tahun Silam, Sel-sel Mamut Dibangkitkan dari Kematian

Tekno | Rabu, 13 Maret 2019 | 04:05 WIB

Kerangka Mamut Wol Berusia 15 Ribu Tahun Dilelang

Kerangka Mamut Wol Berusia 15 Ribu Tahun Dilelang

News | Rabu, 29 November 2017 | 03:03 WIB

Pendiri Paypal Berambisi Bangkitkan Kembali Gajah Purba

Pendiri Paypal Berambisi Bangkitkan Kembali Gajah Purba

Tekno | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:16 WIB

Terkini

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×