Terungkap Penyebab Pendinginan Global 13.000 Tahun Lalu dan Punahnya Mamut

Dythia Novianty
Terungkap Penyebab Pendinginan Global 13.000 Tahun Lalu dan Punahnya Mamut
Ilustrasi Mamut. [Pixabay]

Bumi mendingin dengan cepat 13.000 tahun lalu dan menyebabkan punahnya mamut berbulu.

Suara.com - Bumi mendingin dengan cepat 13.000 tahun lalu dan alasan di balik ini adalah serangkaian letusan gunung berapi yang menyebabkan suhu global rata-rata turun 3° C. Sebelumnya, diyakini bahwa dampak meteorit bertanggung jawab, tetapi sebuah studi baru menemukan ini tidak benar.

Teori-teori sebelumnya didasarkan pada temuan geologis yang secara keliru dikaitkan dengan pendaratan batuan dari luar angkasa.

Namun, analisis baru dari sedimen batuan menunjukkan bahwa mereka justru datang dari jauh di dalam Bumi dan diproyeksikan ke permukaan melalui letusan dahsyat.

Periode pendinginan dunia dikenal sebagai Younger Dryas dan dikaitkan dengan pemukim manusia purba, serta kepunahan mamut berbulu.

Rekan penulis studi, Profesor Alan Brandon, dari University of Houston, mengatakan bahwa karya ini menunjukkan tanda geokimia yang terkait dengan peristiwa pendinginan tidak unik, tetapi terjadi empat kali antara 9.000 dan 15.000 tahun yang lalu.

"Jadi, pemicu untuk acara pendinginan ini tidak datang dari luar angkasa. Bukti geokimia sebelumnya untuk sebuah meteor besar yang meledak di atmosfer, sebaliknya mencerminkan periode letusan gunung berapi besar," terangnya dilansir Dailymail, Minggu (2/8/2020).

Letusan gunung berapi menyebarkan partikel ke atmosfer, yang memantulkan energi panas dari sinar matahari, menjauh dari permukaan.

Suatu periode 'pendinginan global' dapat mengikuti ledakan gunung berapi selama satu hingga lima tahun, tergantung pada kerangka waktu dan skala letusan.

Rekan penulis Profesor Steven Forman, dari Baylor University di AS, mengatakan bahwa The Younger Dryas, yang terjadi sekitar 13.000 tahun lalu, mengganggu pemanasan yang berbeda pada akhir zaman es terakhir.

"Iklim Bumi mungkin berada pada titik kritis di Younger Dryas, mungkin dari pelepasan lapisan es ke Samudra Atlantik Utara, peningkatan tutupan salju dan letusan gunung berapi yang kuat yang mungkin dalam kombinasi menyebabkan pendinginan Belahan Bumi Utara yang intens," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS