Ledakan Amonium Nitrat dari Sudut Pandang Sains: Pernapasan dan Peluru

Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:14 WIB
Ledakan Amonium Nitrat dari Sudut Pandang Sains: Pernapasan dan Peluru
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Ibukota Lebanon, Beirut, dilanda kekhawatiran setelah gudang penyimpanan amonium nitrat meledak pada Selasa (4/8/2020) atau menjelang dini hari di Tanah Air (5/8/2020). Bila amonium nitrat memiliki volume cukup besar, akan berdampak bagi kesehatan manusia. Sementara dari reaksi kimia, terjadi shockwave atau gelombang kejut  yang mampu menghancurkan benda padat menjadi pecahan-pecahan kecil, terlontar dalam kecepatan tinggi mirip proyektil peluru.

Luthfan Irfana, Dosen Kimia Organik dari Departemen Kimia FMIPA IPB menjelaskan proses kimia yang terjadi dari reaksi  amonium nitrat di Beirut, ibu kota Lebanon.

Ledakan dahsyat terjadi di Beirut,Lebanon, Selasa (4/8/2020). (Anadolu Agency/Houssam Shbaro)
Ledakan dahsyat terjadi di Beirut,Lebanon, Selasa (4/8/2020). (Anadolu Agency/Houssam Shbaro)

"Kembali lagi ke produk dekomposisi amonium nitrat, dihasilkan gas N2, O2, dan uap air. Itu semua adalah komponen atmosfer bumi. Jadi secara kimia tidak terlalu bahaya," ungkap Luthfan Irfana kepada Suara.com.

Akan tetapi, asap yang dihasilkan dari ledakan kemungkinan merupakan N2O, bisa merusak pernapasan manusia.

"Mungkin dihasilkan juga N2O, itu polutan gas yang biasa dikeluarkan cerobong asap atau knalpot. Ya, sekali lagi berapa banyak yang meledak, makin banyak gas-gas yang dihasilkan juga akan makin banyak di udara. Dan setiap zat punya kadar bahayanya masing-masing," sambung Luthfan Irfana.

"Bahaya ledakannya standar saja. Pertama, jelas ledakan dapat menghasilkan shockwave atau gelombang kejut yang dapat menghancurkan benda padat di sekitar ledakan, misal kaca, menjadi pecahan-pecahan kecil yang terbang dengan kecepatan tinggi, ibarat proyektil peluru," bebernya.

Namun ia menggarisbawahi jika amonium nitrat yang meledak memiliki volume yang cukup besar, maka dampak negatif bagi manusia dan lingkungan akan semakin serius.

"Jika bahannya cukup banyak, gelombang kejut itu sendiri bisa berbahaya bagi sistem keseimbangan tubuh manusia, bahkan sebelum pecahan-pecahan tadi sampai," pungkasnya.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Lebanon Disebabkan oleh Amonium Nitrat, Apakah Itu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI