Ledakan Dahsyat di Lebanon Disebabkan oleh Amonium Nitrat, Apakah Itu?

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Ledakan Dahsyat di Lebanon Disebabkan oleh Amonium Nitrat, Apakah Itu?
Ledakan dahsyat terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). (Anadolu Agency/Houssam Shbaro)

Suara.com - Lebanon baru saja diguncang musibah dengan sebuah ledakan besar di Ibu Kota Beirut pada Selasa (4/8/2020). Menurut Presiden Lebanon Michel Aoun, penyebab terjadinya ledakan dahsyat tersebut adalah tumpukan 2.750 ton amoniun nitrat.

Lantas apa sebenarnya amonium nitrat yang menyebabkan ledakan maha dahsyat tersebut?

Menyadur The Guardian, amonium nitrat adalah bahan kimia industri yang umum digunakan terutama untuk pupuk karena merupakan sumber nitrogen yang baik untuk tanaman.

Bahan kimia tersebut juga merupakan salah satu komponen utama dalam pembuatan bahan peledak.

Menurut Gabriel da Silva, seorang dosen senior teknik kimia di University of Melbourne, amonium nitrat sebenarnya bukan bahan peledak, melainkan pengoksidasi, menarik oksigen ke api - dan karenanya membuatnya jauh lebih kuat.

Ilustrasi Amonium Nitrat. [Shutterstock]
Ilustrasi Amonium Nitrat. [Shutterstock]

Namun, kata da Silva, itu terbakar hanya dalam keadaan yang tepat, dan ini sulit terjadi. "Anda perlu keadaan ekstrem untuk memicu ledakan," katanya.

Walaupun amonium nitrat sebenarnya dapat memadamkan api, jika bahan kimia itu sendiri terkontaminasi, misalnya dengan minyak, ia menjadi sangat mudah meledak. "Saya pikir itulah yang terjadi di sana," kata da Silva.

Polutan yang tersisa dapat menyebabkan masalah di kemudian hari, misalnya jika mereka mengasamkan hujan.

"Jika Anda melihat asap yang berasal dari ledakan itu adalah warna merah darah. Itu karena polutan udara nitrogen oksida di dalamnya," katanya.

baca juga

Jika benar jumlah bahan kimia tersebut mencapai 2.750 ton, insiden ledakan amonium nitrat tersebut lebih besar daripada Bencana Kota Texas 1947, ketika konsinyasi 2.300 ton amonium nitrat meledak, menewaskan hampir 500 orang.

Ledakan serupa juga pernah terjadi di kota Tianjin China oleh pada tahun 2015 yang menewaskan lebih dari 170 orang dan menyebabkan ratusan lainnya terluka.

Pada 12 Agustus 2015 malam hari, serangkaian ledakan dahsyat mengguncang area gudang di mana sejumlah besar bahan kimia berbahaya, juga termasuk natrium sianida dan kalium nitrat, disimpan, beberapa diantaranya dikabarkan ilegal.

Pihak berwenang China kemudian mengklaim bahwa ledakan pertama dipicu oleh panasnya musim panas yang menyebabkan senyawa yang sangat mudah terbakar tersebut terbakar secara spontan.

Toko-toko di sekitarnya kemudian terbakar dan meledak di kota pelabuhan utama, yang terletak 110 km tenggara ibukota Beijing.

Petugas pemadam kebakaran yang bergegas ke lokasi dilaporkan berusaha memadamkan api dengan air, namun justru memperparah kondisi karena adanya bahan kimia berbahaya yang mudah terbakar.

Mayoritas dari mereka yang tewas adalah petugas pemadam kebakaran, termasuk setidaknya satu remaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Amonium Nitrat Mudah Meledak

Ini Alasan Amonium Nitrat Mudah Meledak

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:19 WIB

Ledakan Dahsyat di Beirut Kekuatannya Setara Gempa 3,5 SR

Ledakan Dahsyat di Beirut Kekuatannya Setara Gempa 3,5 SR

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:15 WIB

Detik-detik Ayah Selamatkan Nyawa Anaknya dari Ledakan di Lebanon

Detik-detik Ayah Selamatkan Nyawa Anaknya dari Ledakan di Lebanon

Video | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:15 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×