Studi Terbaru Ungkap Asal-Usul Kalsium Pembentuk Tulang dan Gigi Manusia

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Studi Terbaru Ungkap Asal-Usul Kalsium Pembentuk Tulang dan Gigi Manusia
Ilustrasi gigi. (Shutterstock)

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kalsium yang merupakan unsur pembentuk tulang dan gigi manusia, berasal dari bintang-bintang meledak.

Suara.com - Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kalsium yang merupakan unsur pembentuk tulang dan gigi manusia, berasal dari bintang-bintang meledak akibat Supernova.

Astronom ternama Carl Sagan, pernah menyebut bahwa manusia terbuat dari benda-benda di langit. Berawal dari filosofi tersebut, sekelompok ilmuwan melakukan penelitian lanjut untuk membuktikan hal tersebut.

Dalam studi yang telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal itu, tim penelitian gabungan yang beranggotakan hampir 70 ilmuwan dari seluruh dunia ini, sependapat dengan Sagan.

Mereka mengatakan, setengah dari kalsium di alam semesta kemungkinan besar berasal dari Supernova. Meski begitu, ledakan ini ternyata adalah peristiwa yang sangat langka sehingga para ilmuwan kesulitan mengamati dan menganalisisnya.

Ilustrasi ledakan bintang. [Shutterstock]
Ilustrasi ledakan bintang. [Shutterstock]

"Mengamati Supernova dalam beberapa jam setelah ledakan adalah hal baru di bidang kami saat ini," kata Wynn Jacobson-Galan, penulis studi dari Northwestern dan National Science Foundation Graduate Research Fellow, seperti dilansir dari CNN, Minggu (9/8/2020).

Berdasarkan pengamatannya dengan menggunakan bantuan Sinar-X, sebuah informasi baru yang menarik berhasil ia temukan.

"Bintang-bintang yang meledak setelah Supernova melepaskan banyak material logam, termasuk kalsium," imbuh Jacobson-Galan.

Biasanya, bintang hanya menghasilkan kalsium dalam jumlah kecil ketika terbakar oleh helium. Namun, karena suhu panas dalam proses Supernova begitu tinggi, kalsium dalam jumlah besar dibuat dan dilepaskan dalam hitungan detik.

"Ledakan itu mencoba mendingin. Ia ingin memberikan energinya, dan emisi kalsium adalah cara yang efisien untuk melakukannya," tutup Raffaella Margutti, penulis studi senior dan asisten profesor fisika dan astronomi di Sekolah Tinggi Seni dan Sains Weinberg, Northwestern.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS