Cegah Kerusakan Gigi, Ini Saran Ahli untuk Jaga Kebersihan dan Kekuatannya!

Rabu, 29 Juli 2020 | 09:41 WIB
Cegah Kerusakan Gigi, Ini Saran Ahli untuk Jaga Kebersihan dan Kekuatannya!
Ilustrasi gigi. (Pixabay/Peter Kasprzyk)

Suara.com - Kerusakan gigi bagaikan gerbang masalah kesehatan sekaligus berdampak pada kepercayaan diri. Kondisi ini bisa terjadi akibat plak gigi yang mengubah gula menjadi asam.

Jika kerusakan gigi menumpuk, kondisi itu bisa menyebabkan lubang pada gigi dan penyakit gusi. Anda juga bisa mengalami abses gigi yang merupakan kumpulan nanah di ujung gigi atau di gusi.

Enamel gigi yang terkikis ketika asam merusak enamel pada gigi, maka akan membuat gigi tidak terlindungi dan berisiko mengalami kerusakan permanen.

Anna Middleton, ahli kebersihan gigi dan pendiri London Hygienist mengungkapkan cara meminimalkan enamel dan kerusakan gigi.

"Alkohol mengandung asam, tapi beberapa jenis alkohol memiliki kadar yang lebih tinggi dari lainnya. Kadar asam yang paling tinggi biasanya ada pada bir, anggur dan anggur paling asam. Asam yang biasanya ditemukan dalam anggur adalah asam sitrat, asam tartarat dan asam malat," ujar Anna Middleton dikutip dari Express.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi minuman beralkohol. (Sumber: Shutterstock)

Asam tersebut bisa berdampak pada kerusakan gigi dan menyebabkan erosi dalam waktu yang lama. Kondisi ini bisa menggerogoti enamel dan menyebabkan kerusakan gigi permanen.

"Usahakan mengonsumsi tidak lebih dari 14 alkohol dalam seminggu, jumlah ini setara dengan 6 gelas bir atau 7 gelas anggur," ujarnya.

Anna Middleton lebih menyarankan seseorang untuk minum secukupnya selama 3 hari atau lebih. Selain mengurangi minum alkohol, berikut ini beberapa yang perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan gigi.

1. Kurangi asupan gula

Baca Juga: Lebih dari 900 Perempuan di Peru Hilang Selama Pandemi Virus Corona

Salah satu penyebab umum kerusakan gigi adalah asupan gula terus-menerus. Sedangkan bakteri dalam mulut akan tumbuh subur akibat keseringan mengonsumsi gula.

Ketika Anda menyesap minuman beralkohol, proses kimia terjadi ketika keduanya berinteraksi membentuk asam yang menyerang gigi dan enamel.

Selain alkohol, Anda juga perlu menghindari minuman bersoda, jus bergula, minuman kemasan dan minuman manis lainnya.

2. Pakai sedotan

Anna Middleton menyarankan seseorang untuk menggunakan sedotan ketika minum manis dan membersihkan mulut setelah minum manis.

Karena, pemakaian sedotan untuk menegak minuman bergula atau berwarna bisa membuat minuman ini lebih sedikit terpapar pada gigi. Cara ini juga mengurangi kemungkinan gigi berlubang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI