Waduh, Lokasi Syuting Lord of The Rings Mencair

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Selasa, 11 Agustus 2020 | 06:59 WIB
Waduh, Lokasi Syuting Lord of The Rings Mencair
Pegunungan Alpen Selatan. [Shutterstock]

Suara.com - Gletser di Pegunungan Alpen Selatan, Selandia Baru, yang menjadi lokasi film Lord of the Rings, dilaporkan telah mencair. Hal ini disebabkan akibat pemanasan global. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa kawasan pegunungan tersebut telah kehilangan hingga 62 persen gletsernya, sejak akhir Zaman Es Kecil, atau sekitar 400 tahun lalu.

Jika dianalogikan, peneliti menggambarkan gletser yang hilang setara 73 km persegi (30 mil persegi), atau separuh wilayah negara Liechtenstein. 

Selain Lord of The Rings, Pegunungan Alpen Selatan di Selandia Baru juga dipakai untuk lokasi syuting film Hollywood lainnya, seperti Hobbit. Pegunungan Alpen Selatan merupakan kawasan tertinggi di Australasia, dengan Gunung Cook sebagai puncaknya yang berdiri kokoh di ketinggian 12.218 kaki di atas permukaan laut.

Di sisi lain, studi tersebut juga menganalisis perubahan volume di Pegunungan Alpen Selatan untuk tiga periode waktu, yakni 1600 hingga 1978, 1978 hingga 2009, dan 2009 hingga 2019.

Data dikumpulkan dengan menggunakan simulasi komputer, penandaan fisik, dan catatan sejarah. Perbandingan antar dekade mengungkapkan hilangnya es telah meningkat dua kali lipat sejak Zaman Es Kecil, dengan peningkatan pesat dalam 40 tahun terakhir.

Penulis utama Dr Jonathan Carrivick, dari University of Leeds, mengatakan bahwa temuan ini bertujuan untuk mengukur tren hilangnya es di Selandia Baru.

"Percepatan laju kehilangan massa es, mungkin menjadi lebih buruk karena tidak hanya dipengaruhi perubahan iklim, tapi juga faktor lainnya, sehingga terakumulasi di permukaan gletser dan danau di dasar gletser membengkak, memperburuk pencairan," terang Carrivick seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (11/8/2020).

Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]
Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa Alpen Selatan mungkin telah melewati waktu 'puncak air' atau titik kritis dari suplai pencairan gletser," imbuhnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar pihak otoritas setempat harus menyiapkan rencana, sehingga lelehan gletser dari Pegunungan Alpen Selatan tidak menjadi bencana banjir.

baca juga

'Ke depan, perencanaan harus dibuat untuk memitigasi penurunan limpahan gletser ke sungai karena hal itu mempengaruhi ketersediaan air lokal, stabilitas lanskap, dan ekosistem perairan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 10:55 WIB

Gletser Mencair di Alaska, Awas Bisa Picu Tsunami

Gletser Mencair di Alaska, Awas Bisa Picu Tsunami

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 07:30 WIB

Efek Pemanasan Global? Es Antartika dan Greenland Terus Meleleh

Efek Pemanasan Global? Es Antartika dan Greenland Terus Meleleh

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2020 | 05:05 WIB

Studi: Tahun 2070, Suhu Dunia Setara dengan Gurun Sahara

Studi: Tahun 2070, Suhu Dunia Setara dengan Gurun Sahara

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 17:45 WIB

5 Pulau di Indonesia Ini Terancam Lenyap, Salah Satunya Bali

5 Pulau di Indonesia Ini Terancam Lenyap, Salah Satunya Bali

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 15:43 WIB

Dua Pulau di Sumatera Lenyap Tenggelam, Empat Lainnya Terancam Menyusul

Dua Pulau di Sumatera Lenyap Tenggelam, Empat Lainnya Terancam Menyusul

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

×