Arkeolog Temukan Ratusan Batu Nisan Yahudi yang Dijarah Nazi

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:24 WIB
Arkeolog Temukan Ratusan Batu Nisan Yahudi yang Dijarah Nazi
Ilustrasi batu nisan Yahudi. [Shutterstock]

Suara.com - Para arkeolog menemukan lebih dari 150 batu nisan Yahudi yang dicuri Nazi, untuk pembangunan jalan di alun-alun sebuah kota kecil di Polandia. Penemuan ini berawal ketika ada pekerjaan konstruksi di kota Leajsk. Para pekerja yang sedang mengangkat lapisan aspal, menemukan batu bertuliskan 'matzevot', yang dalam bahasa Ibrani berarti batu nisan.

Letaknya sendiri berada 20 cm di bawah permukaan aspal. Dikutip dari Daily Mail, Rabu (12/8/2020), arkeolog menggambarkan temuan ini sebagai penemuan 'matzevot' terbesar yang terjadi belakangan ini. Pasalnya, sekitar 100 batu nisan Yahudi masih lengkap.

Sementara 50 batu nisan lainnya ditemukan dalam kondisi sudah dipecah menjadi potongan-potongan kecil yang digunakan untuk mengisi dasar jalan.

"Kami berharap dapat menemukannya karena 19 tahun yang lalu matzevot juga ditemukan selama pembangunan bundaran di pusat Leajsk," terang Arkeolog Ewa Kdzierska, arkeolog yang mengawasi penelitian ini.

Ilustrasi arkeolog menemukan peninggalan zaman kuno. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi arkeolog menemukan peninggalan zaman kuno. (Shutterstock)

Meski begitu, ia menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa menganalisis batu nisan milik siapa saja yang dijadikan sebagai bahan konstruksi jalan ini.

"Ada lebih dari 150 batu nisan yang sebagian masih dalam kondisi utuh. Kami tidak bisa membaca tahun kematian, karena semuanya dalam bahasa Yiddish. Beberapa matzevot terbuat dari batu pasir, yang lainnya dari beton," imbuhnya.

Setelah penemuan ini, Ewa menganjurkan agar museum mengawetkan batu nisan orang Yahudi itu agar tidak lapuk dimakan waktu.

"Ini lebih baik diawetkan, karena batu pasirnya akan retak jika terkena air. Mereka dalam kondisi berbeda, tapi mereka sangat cantik," tandasnya.

Ilustrasi bendera Nazi (Shutterstock).
Ilustrasi bendera Nazi (Shutterstock).

Berdasarkan catatan sejarah, pasukan Jerman dengan NAZI-nya menduduki kota itu, tak lama setelah pecahnya PD II pada September 1939 dan sebagian besar penduduk Yahudi di kota itu diusir ke zona pendudukan Soviet yang hanya berjarak 11 km.

baca juga

Kejadian kelam pun terjadi ketika 350 orang Yahudi yang tersisa dikurung di Ghetto, kota yang didirikan pada 1941, sebelum akhirnya dibunuh secara massal dan dikuburkan dalam satu pemakaman yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Asal Oklahoma Didor saat Berusaha Copot Bendera Nazi

Wanita Asal Oklahoma Didor saat Berusaha Copot Bendera Nazi

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:58 WIB

Nekat Curi Bendera Nazi, Perempuan Oklahoma Ditembak Pengikut Hitler

Nekat Curi Bendera Nazi, Perempuan Oklahoma Ditembak Pengikut Hitler

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 10:47 WIB

Pasutri di Ohio Kaget Temukan Simbol Nazi dalam Pizza Pesanan

Pasutri di Ohio Kaget Temukan Simbol Nazi dalam Pizza Pesanan

News | Senin, 29 Juni 2020 | 14:13 WIB

Anggotanya Punya Tato Nazi, Komunitas Yahudi Desak Kepolisian AS Minta Maaf

Anggotanya Punya Tato Nazi, Komunitas Yahudi Desak Kepolisian AS Minta Maaf

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:55 WIB

Kontroversi Wanita yang Ikut Kontes Miss Hitler dan Jadi Anggota Teroris

Kontroversi Wanita yang Ikut Kontes Miss Hitler dan Jadi Anggota Teroris

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:35 WIB

Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Emas 30 Ton di Polandia

Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Emas 30 Ton di Polandia

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:44 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

×